PHP2D Ormawa HIMAPEM Universitas Darma Agung Laksanakan Pemberdayaan di Desa Puncak Lolomatua Nias Selatan

admin admin
PHP2D Ormawa HIMAPEM Universitas Darma Agung Laksanakan Pemberdayaan di Desa Puncak Lolomatua Nias Selatan
Eligius Zega | PelitaBatak
BERSAMA: Staf Ahli bupati, Setao Amazihono (4 kiri), Dosen Besti Rohana Simbolon (2 kanan) foto bersama dengan mahasiswa sebelum bertolak ke Desa Puncak Lolomatua, Selasa (24/8/2021)
Nias Selatan (Pelita Batak) :

Tim dosen dan mahasiswa dari beberapa Fakultas Universitas Darma Agung (UDA) melaksanakan kegiatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dalam Program Holistik Pemberdayaan dan Pembinaan Desa (PHP2D) di Desa Puncak Lolomatua Kecamatan Ulunoyo Nias Selatan, yang direncanakan selama beberapa bulan ke depan.


Kegiatan diawali dengan audiensi kepada Bupati Nias Selatan (Nisel) yang dipimpin dosen penanggung jawab, Besti Rohana Simbolon S.Sos, M.Si bersama mahasiswa pada Selasa (24/8/2021). Bupati diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Setao Amazihono menerima tim di ruangannya.


Tim PHP2D Ormawa Fisipol Darma Agung setiba di Desa Puncak Lolomatua, Nias Selatan








Besti Rohana Simbolon menjelaskan, kegiatan PHP2D bertujuan melakukan peberdayaan terhadap masyarakat desa. Sesuai informasi yang disampaikan Dosen, Mereka tertarik melakukan pendampingan kepada lembaga masyarakat desa dan warga untuk kreatif beternak lele serta memberi penyuluhan industri kecil dalam menyiasati kebutuhan di masa pandemi saat ini.


"Kami sebagai perguruan tinggi direkomendasi pemerintah melaksanakan program ini dalam bentuk budidaya lele dan penyuluhan industri kecil dan menata lingkungan Puncak Lolomatua sebagai destinasi wisata. Kami sangat berharap dukungan dari Pemkab Nisel," kata Besti Rohana Simbolon.


Setao Amazihono menyambut baik program yang disampaikan Besti Rohana Simbolon. Ia mengatakan sangat sulit menjangkau semua daerah pedesaan mengingat Nisel cukup luas. Dengan adanya PHP2D maka sangat membantu Pemkab mengajari warga beternak dan ekonomi kreatif termasuk tentang pariwisata itu.


"Kami akan komunikasikan kepada pemerintahan kecamatan dan desa di Lolomatua agar program ini dibantu," katanya.


Tim kemudian sharing dengan Kadis Pertanian Nisel, Norododo Sarumaha, yang mengapresiasi program tersebut dan memerintahkan penyuluh pertanian lapangan melakukan pendampingan kepada mahasiswa.


Usai beraudensi, tim berangkat menuju desa sasaran, Puncak Lolomatua yang berjarak sekitar 80 kilo meter dari Nisel dan sekitar 200 kilometer dari Kota Gunungsitoli. Kemudian dilanjutkan naik sepeda motor dan jalan kaki sekitar 2 jam menuju Puncak Lolomatua.(Eligius Zega)


Komentar
Berita Terkini