"Ada informasi dari Polres, bahwa saat ini Plt. Sekda, sedang diperiksa oleh tim tipikor Polres Tobasa. Namun saya belum tahu jelas materi perkara yang menimpa oknum pejabat ini. Seingat saya, yang bersangkutan pernah dilapor oleh salah satu lembaga tentang dugaan Tipikor pada pertanggung jawaban keuangan Negara tahun anggaran 2015 dan 2016 ketika menjabat Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan," kata Robert Tonggo Manurung, penerima mandat ketua DPC Partai Garuda Kabupaten Tobasa kepada sejumlah wartawab di Balige, Sabtu 25 Februari 2017.
"Terkait kabar pemeriksaan itu, saya menduga bahwa hal ini ada kaitannya dengan pengaduan tersebut, sebagai bentuk tindak lanjut. Selain daripada itu, oknum pejabat ini diduga rawan bermasalah, dibuktikan dengan ramainya pemberitaan tentang dugaan pertanggung jawaban keuangan fiktif selama mengelola anggaran di Dinas tersebut. Ditambah lagi dengan masalah dugaan gratifikasi jual beli tanah hingga dugaan penyelewengan dana retribusi pasar,"katanya.
Robert Tonggo Manurung berharap Polres melalui unit tipikornya benar-benar bekerja secara profesional dan konsisten, serta transparan. "Melalui inilah Polri menunjukan bukti komitment nya sebagai mana yang telah ditekankan oleh Bapak Kapolri untuk menciptakan bersih diluar dan bersih di dalam," tambahnya.
Kapolres Tobasa, AKBP Jidin Siagian,SIK melaui Kasat Reskrim AKP. Manson Nainggolan ketika dikonfirmasi Pelita Batak Sabtu,25 Februari 2017 membenarkan bahwa pihaknya sedang melidik Plt. Sekda pada hari Jumat kemarin,dan ini terkait pada kasus dugaan masalah pengadaan tanah pada sewaktu yang bersangkutan menjabat Camat, serta juga masalah retribusi semasa menjadi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan.
"Iya, memang sekarang ini kita sedang melakukan lidik terhadap laporan dugaan korupsi yang disampaikan oleh salah satu LSM atas nama saudara Plt. Sekda. Namun statusnya masih lidik. Proses lidik ini baru berjalan dua minggu. Baru – baru ini beliau kita panggil untuk memberikan klarifikasi," katanya.
Plt. Sekda Arifin Silaen yang kemudian dihubungi awak media via selular, belum bersedia memberi konfirmasi.(FH)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified