Terbaik Pertama, Desa Ambarita Simanindo Terapkan Budaya Bersih Bersama Warga

Administrator Administrator
Terbaik Pertama, Desa Ambarita Simanindo Terapkan Budaya Bersih Bersama Warga
Ist|PelitaBatak
Kepala Desa Ambarita Oberlin Sitio (kanan) saat menerima hadiah terbaik pertama dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Mewakili Gubernur, Elisa Marbun disaksikan Dr RE Nainggolan MM, Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM, Camat Simanindo Dapot

Ambarita-Samosir (Pelita Batak) :
Terpilih menjadi desa terbaik pertama pada penilaian tahap awal Lomba Antar Desa Pinggiran Danau Toba, Desa Ambarita Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir ternyata telah memiliki budaya bersih. Gotong royong secara rutin pemerintah desa dengan masyarakat memberi dampak yang signifikan bagi kebersihan lingkungan.

Seperti disampaikan Kepala Desa Ambarita, Oberlin C.B. Sitio, pihaknya selalu rutin melakukan gotong royong bersama masyarakat pada hari Jumat. "Kita selalu menerapkan budaya bersih, dengan mengajak warga terlibat dalam pelaksanaan Jumat Bersih," ujarnya usai menerima penghargaan sebagai Desa Terbaik Pertama pada pengumuman tahap awal Lomba Antar Desa di Pinggiran Danau Toba, di Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sabtu (25/2/2017).

Menurutnya, hidup bersih di tengah masyarakat tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba. Namun dilakukan dengan perlahan, maka dengan sendirinya pola hidup bersih akan timbul di hati masyarakat.

Ia menilai lewat kegiatan lomba kebersihan yang diselenggarakan panitia sangat baik untuk merangsang seluruh desa. Ia juga mengakui, jika tanpa kebersihan kawasan wisata tidak akan berhasil.

Disinggung mengenai peraturan desa tentang kebersihan, Oberlin mengaku belum mengatur secara resmi tentang hal itu. Hanya saja, dengan gerakan bersih lingkungan yang diterapkan di desa tersebut selama ini telah membawa sejumlah penghargaan bidang kebersihan untuk desa tersebut.

"Kita akan pikirkan untuk membuat peraturan desa tentang kebersihan, namun selama ini kita masih menggalakkan Jumat Bersih," ujarnya.

Kegiatan Lomba Antar Desa Pinggiran Danau Toba itu sendiri terselenggara atas prakarsa dan dukungan RE Foundation, Universitas Tapanuli Utara (Unita), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Lite FM, Kardopa group, PelitaBatak.com, Horas Halak Hita (H3) serta PT Inalum. (TAp)

Komentar
Berita Terkini