FESTIVAL SALAK,

Himpunan Mahasiswa Pakkat Dorong Pertanian Salak Berbasis Teknologi di Pakkat

Administrator Administrator
Himpunan Mahasiswa Pakkat Dorong Pertanian Salak Berbasis Teknologi di Pakkat
ist|pelitabatak
Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahoe, S.E menerima Panitia FESTIVAL SALAK Himpunan Mahasiswa Pakkat
Humbahas (Pelita Batak):
Salak merupakan salah satuh ciri khas Kecamatan Pakkat, di mana terdapat tugu salak di pasar Pakkat dan mayoritas masyarakat memuiliki kebun salak. Hanya saja, tanaman iconic ini belum mendapat sentuhan teknologi untuk memenuhi permintaan pasar. Buah salak masih dikelola secara primitive dan tradisional.

Melirik pasar modern, salak masih memiliki ruang dengan sentuhan teknologi, yang dapat memberikan nilai tambah bagi petani salak dari segi nilai jual dan peningkatan pendapatan petani.

Maka dalam mencapai itu diperlukan sebuah perhatian khusus kepada petani dalam meningkatkan produktivitas hasil tani sesuai dengan program Nawacita Jokowi dalam pemenuhan sandang-pangan. Menjadi pekerjaan bagi pemerintah dan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran akan perlunya peningkatan dan pemberian nilai tambah terhadap Salak.

Potensi terpendam ini menjadi alasan bagi generasi muda yang berasal dari Pakkat dan telah mengecap pendidikan di perguruan tinggi, untuk mencoba memberikan perhatian terhadap produk pertanian salak. Generasi muda menilai, banyak nilai ekonomi yang bisa diperoleh masyarakat dengan melakukan penerapan teknologi untuk olahan bahan pangan dari salak.

HIMAPA, himpunan mahasiswa dari Pakkat yang menggerakkan kesadaran ini. Akan menggelar 'Festival Salak' dengan harapan, mempromosikan salak secara terbuka dan menghimpun permintaan pasar akan salak. Baik itu buah salak, makanan olahan berbahan salak dan lain sebagainya. Dengan demikian animo masyarakat untuk mengkonsumsi salak meningkat, dan petani salak bisa menerapkan teknologi pascapanen untuk produk salak.

Festival salak bertujuan untuk mengajak masyarakat agar mulai berpikir kreatif dan inovatif sehingga nantinya bisa memenuhi kebutuhan pasar. Dalam mencapai target itu, Himpunan Mahasiswa Pakkat membuat berbagai perlombaan serta penyuluhan kepada kelompok tani tentang proses perencanaan, pengelolaan, serta pengelolaan sumber daya hasil pertanian salak.
 
"Festival salak ini kita targetkan terlaksana menjelang hari agraria nasional, tanggal 22-23 September 2018. Selain tujuan utamanya kita juga turut mengkampayekan, mengingatkan bertapa pentingnya sektor pertanian dalam meningkatkan ekonomi rakyat," kata Azari Tumanggor selaku Sekretaris BPH HIMAPA

Kemudian ditambahkan Bernata Manalu, "Ini kegiatan yang sangat bagus, ada beberapa hal yang kita ingin bangkitkan. Ada pertanian, industri, pariwisata. Acara ini juga akan terlaksana dengan semua peserta kegiatan diharuskan mengenakan pakaian khas, seperti mengenakan Ulos Batak. Saya mewakili rekan-rekan sangat berharap supaya semua elemen di Humbang Hasundutan memberikan perhatianbdan kontribusi terkhusus Pemkab, dinas terkait, warga pakkat perantau terlebih."

Dalam kesempatan ini, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, S.E berpesan agar seluruh kaum muda, mahasiswa Humbahas, khususnya Himpunan Mahasiswa Pakkat, sebagai aktor intelektual, mahasiswa harus ikut membantu kehidupan ekonomi masyarakat papatar yg tergolong masih suram dengan kegiatan2 yang terukur dan terencana. Semoga kegiatan ini akan berlangsung dengan baik serta mendapat dukungan dari masyarakat.(biro pers HIMAPA)
Komentar
Berita Terkini