Memasuki Musim Hujan, Warga Medan dan Sekitarnya Diimbau Waspadai Banjir, Petir dan Pohon Tumbang

Administrator Administrator
Memasuki Musim Hujan, Warga Medan dan Sekitarnya Diimbau Waspadai Banjir, Petir dan Pohon Tumbang
Ist | Pelita Batak
Memasuki Musim Hujan, Warga Medan dan Sekitarnya Diimbau Waspadai Banjir, Petir dan Pohon Tumbang

Medan (Pelita Batak):

Memasuki periode meningkatnya intensitas hujan di Kota Medan dan sejumlah wilayah Sumatera Utara, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, angin kencang, sambaran petir hingga pohon tumbang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Balai Besar MKG Wilayah I Medan mencatat sejumlah wilayah Sumatera Utara masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Prakiraan cuaca Kota Medan dalam beberapa hari ke depan juga didominasi hujan ringan hingga sedang dengan kelembapan udara yang tinggi.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir di kawasan permukiman yang memiliki drainase buruk, terutama di daerah Medan Marelan, Medan Labuhan, Medan Deli, Medan Tembung, dan sejumlah wilayah rendah lainnya. BMKG mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan informasi peringatan dini cuaca yang diperbarui secara berkala.

Selain banjir, warga juga diminta mewaspadai pohon tumbang dan gangguan kelistrikan akibat angin kencang dan sambaran petir. Pengendara sepeda motor dianjurkan tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun tiang listrik saat hujan deras disertai angin.

Para ahli kebencanaan juga menyarankan masyarakat melakukan langkah-langkah antisipasi sederhana, antara lain:

1. Membersihkan parit dan saluran air di sekitar rumah agar tidak tersumbat.

2. Memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan tidak terkena genangan.

3. Menyiapkan lampu darurat, obat-obatan, dan dokumen penting dalam wadah kedap air.

4. Memangkas ranting pohon yang berpotensi patah saat diterpa angin kencang.

5. Menghindari aktivitas di sungai atau daerah rawan longsor saat hujan deras.

6. Memantau informasi cuaca dari 6. BMKG melalui situs resmi maupun aplikasi Info BMKG.

BMKG menegaskan cuaca ekstrem dapat terjadi secara tiba-tiba meskipun secara umum sebagian wilayah Indonesia tengah memasuki masa peralihan musim. Karena itu, masyarakat di Medan dan sekitarnya diimbau tidak lengah dan segera melapor kepada pihak terkait apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Dengan meningkatnya curah hujan, kesiapsiagaan masyarakat dan kebersihan lingkungan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak buruk yang dapat ditimbulkan selama musim penghujan.(*)

Komentar
Berita Terkini