Dalam temu ramahnya di Kantor BNNK Tapanuli Selantan di Padangsidimpuan, Jumat, 15 September 2017, Siti Aminah mengungkap narkoba sudah sangat menghantui generasi muda anak bangsa, dan harus diperangi
"Masyarakat tidak perlu lagi takut menyampaikan atau melaporkan keluarga tetangga sahabatnya kepada BNN apabila ada yang terlibat narkoba," jelasnya.
Dikatakannya, BNN tidak bisa bekerja sendirian dalam memerangi narkoba, Karenanya, mari bersama-sama menyelamatkan anak bangsa ini dari penyalahguna narkoba.
"Bagi penyalahguna narkoba atau pecandu narkoba akan mendapatkan layanan rehabilitasi bilamana itu dilaporkan. BNN akan memfasilitasi rehabilitasi bagi korban penyalahguna narkoba," terangnya.
Ia mengatakan BNNK dalam waktu dekat akan bergerak memerangi narkoba sebagai strategi pencegahan, pemberantasan, memberdayakan sekaligus menstop perederan narkoba.
"Strategi itu tidak ada apa-apanya tanpa dukungan penuh masyarakat termasuk pers," sebutnya.
Sementara Kasubbag Umum BNNK Tapanuli Selatan, Alibasar Siregar, mengatakan, jumlah pegawai BNNK Tapanuli Selatan yang ada saat ini berjumlah 36 orang.
"Dari jumlah 36 personil itu, 14 di antaranya berstatus PNS, Kepolisian (3), Pegawai Organik (3) tambah tenaga kerja kontrak BNN pusat berjumlah 16 orang," katanya.
Menurutnya minimnya jumlah personil BNNK itu mustahil bisa memerangi narkoba mengingat luasan wilayah kerja BNNK Tapsel yang meliputi wilayah kerja Tabagsel sampai Sibolga.(Saut Togi Ritonga)