Wisata Arena Sirkuit SL 2000 Dihadiri Puluhan Ribu Masyarakat Pada Kejurda Motocros

Dua Putra Ir Tigor Lumbantoruan Raih Juara Di Kelas Enjine 250 cc dan 75 cc
Administrator Administrator
Wisata Arena Sirkuit SL 2000 Dihadiri Puluhan Ribu Masyarakat Pada Kejurda Motocros
Freddy Hutasoit
Sahala Obrin Lumbantoruan Putra Ir Tigor Lumbantoruan saat melakukan jumping pada Kelas SE 250 cc di Sirkuit SL 2000.

Siborongborong(Pelita Batak): Tim racing motocross SL 2000, binaan Ir Tigor Lumbantoruan yang juga anggota DPRD-SU akhirnya sukses tak terbendung jadi juara 3 atas nama Sahala Lumbantoruan dalam ajang seri kelas Super Enjine (SE) 250 CC  dan pebalap terbaik di kelas bergengsi (supporting class) dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) grasstrack dan motocross  di Sirkuit SL 2000, Desa Bahal Batu Kecamatan Siborongborong , Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu 09 Juli 2017.

Kejuaraan memperlombakan kategori kelas Kejurda yang terdiri atas Special Engine (SE) 125 s/d 250cc, Bebek 4 Tak Modifikasi Senior, Bebek Campuran Modifikasi Junior, Bebek 4 Tak Standar Pemula, Bebek Campuran Modifikasi Pemula, OMR KLX 150cc Standar Open, dan OMR KLX 150 s/d 250cc Standar Open dan bebek kelas 75 cc.

Dalam kompetisi, Sahala Obrin Lumbantoruan dapat meraih juara tiga pada Kelas SE 250 cc DAN Samuel Lumbantoruan yang merupakan adik kandung Sahala Obrin Lumbantoruan dapat meraih juara satu (1) pada kelas 75 cc.

Sementara orang tua, Ir Tigor Lumbantoruan didampingi isteri Delima Manalu serta 2 anak yakni, Sahala Obrin Lumbantoruan dan Samuel Lumbantoruan mengaku sangat bangga karena cita-cita anaknya ingin menjadi pembalap atau crosser handal yang bisa membawa nama harum bangsa khususnya nama harum Tapanuli.

"Saya selaku orang tuanya hanya mengikuti kemauan anak aja dengan catatan jangan lupa belajar pada kegiatan sekolah, saya juga memikirkan sekolahnya juga, kalau tidak mengganggu jadwal sekolahnya pasti saya perbolehkan,"kata Tigor.

Di sisi lain, dari animo peserta yang tampil di event kemarin-kemarin itu juga mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini, menurut Sahala, menandakan pembinaan olahraga motocross kian serius dilakukan.

Ia juga berharap tahun depan event ini akan tetap bisa berjalan demi generasi muda yang ingin mengembangkan bakatnya. Di samping sebagai salahsatu untuk menarik wisata di Provinsi yang memiliki danau terbesar di Dunia ini,  juga bisa menjadi ajang para generasi muda untuk prestasi.

"Kita sangat mengikuti kegiatan remaja sekarang,justru itu kita membentuk sirkuit di lahan kita seluas 6,5 hektare,agar bagi kaula muda yang berniat sebagai crosser dapat latihan di lokasi kita,bukan di jalan besarlagi,sebab resiko sangat tinggi," ujar Ir Tigor yang juga ikut calon Bupati Tapanuli Utara itu.(FH)

Komentar
Berita Terkini