Wali Kota Harap Kehadiran Vihara Sinar Buddha Diikuti Peningkatan Kualitas Ibadah

Administrator Administrator
Wali Kota Harap Kehadiran Vihara Sinar Buddha Diikuti Peningkatan Kualitas Ibadah
ist|Pelitabatak

Medan (Pelita Batak):

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meresmikan Vihara  Sinar Buddha di Komplek Central  Business District (CBD) Polonia Medan, Minggu (15/10).  Selain sebagai tempat puja bakti, kehadiran vihara ini juga diharapkan  mampu menyinari hati setiap umat Buddha di Kota Medan dengan nilai-nilai luhur agama Buddha.

Untuk itulah Wali Kota sangat mengapresiasi  kehadiran Vihara Sinar Buddha yang dibangun sejak tahun 2015. Keberadaan vihara yang sangat megah ini dinilainya  tidak lepas berkat peran serta aktif, kepedulian dan dukungan dari para donatur.

"Kepedulian seperti  inilah  yang dibutuhkan setiap umat beragama, sehingga masing-masing umat akan menjaga ajaran agamanya. Di samping itu itu harus selalu menghormati pemeluk agama lainnya. Untuk itulah kita penting menekankan  tentang pentingnya toleransi dan prinsip saling menghormati antar umat beragama," kata Wali Kota.

Dihadapan Pangkosek Hanudnas III Marsekal Pertama TNI Tri Bowo Budi Santoso, Dirjen Bimas Buddha Caliadi SH, Ketua Umum Fo Guang San Asia Tenggara Venerable Chueh Cheng, Pimpinan Vihara Sinar Buddha Venerable Cong Ru, Ketua Umum Walubi Indonesia Siti Hartati Murdaya, Wali Kota selanjutnya menekankan tetang pentingnya menjaga wawasan kebangsaan berdasarkan prinsip toleransi yang merupakan inti dari pandangan agama di nusantara.

Dikatakan Wali kota, toleransi hanya bisa dilaksanakan  jika memiliki ahlak yang mulia dan menjunjung tinggi nilai etis dan agama.  Di Indonesia tambahnya lagi, nilai budaya juga turut memainkan peranan dalam sikap toleransi antar umat beragama di tanah air.

Selama tidak bertentangan dengan ajaran agama,  jelas Wali Kota, justru budaya di nusantara dapat menjadi penambah nilai estetika. "Budaya merupakan salah satu infrastruktur agama. Dengan demikian budaya di Indonesia akan dapat menajdi jembatan perdamaian antar umat beragama untuk dapat hidup secara damai dan harmonis dalam keberagaman," ungkapnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wali Kota berpesan agar kehadiran Vihara Sinar Buddha ini harus diikuti dengan peningkatan kualitas kegiatan ibadah yang melekat serta dibuktikan dalam kehidupan di tengah-tengah masyarakat. Di samping itu menjadi sarana mendidik umat untuk berbuat kebajikan dan kebaikan bagi sesama.

Peresmian Vihara Sinar Buddha yang  juga dihadiri anggota Sangha dan tamu kehormatan dari Inggris, Guangzhou Tiongkok, Taiwan, Hongkong, Singapura, Malaysia dan Jakarta, ketua majelis keagamaan serta tokoh masyarakakat ini ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan Wali Kota bersama Pangkosekhanudnas III, Dirjen Bimas Buddha, Ketua Umum Walubi serta Ketua Walubi Sumut.

Setelah itu dilanjutkan dengan penarikan penutup patung Buddha serta diteruskan dengan penandatanganan prasasti oleh Wali kota dan Dirjen Bimas Buddha.  Kemudian acara dilanjutkan dengan acara puja bakti (ibadah kebaktian dalam agama Buddha) serta pemberian cindera mata kepada Wali Kota, Dirjen Bimaas Buddha dan Pangkosek Hanudnas III.

Sementara itu Presiden BLIA  Antony Ho dalam laporannya mengatakan, Vihara Sinar Buddha ini dapat menampung 2.000 umat. Selain digunakan melaksanakan puja bakti, vihara ini juga akan dipakai untuk  sejumlah kegiatan lainnya seperti kegiatan sosial maupun pelatihan diri. Di samping itu vihara juga dilengkapi sejumlah ruangan pendukung seperti aula, ruangan seba guna dan  perpustakaan.

Kemudian Antony menyampaikan ucapan terima aksihnya kepada Wali kota Medan tas dukungan yang diberikan sehingga Vihara Sinar Buddha dapat berdiri, terutama menyangkut masalah perizinan. "Selain kepada Bapak Wali Kota, kita juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu baik moril maupun materil sehingga vihara ini dapat berdiri,"  kata Antony. (H|TAp)

Komentar
Berita Terkini