Tiap Desa Habiskan Dana Desa Rp40 Juta Buat Website, Ketua APDESI Labuhanbatu Rahasiakan Rekanannya

Administrator Administrator
Tiap Desa Habiskan Dana Desa Rp40 Juta Buat Website, Ketua APDESI Labuhanbatu Rahasiakan Rekanannya
Ist
Dana desa

Laporan Ramses Sihombing, Labuhanbatu

Labuhanbatu(Pelita Batak): Sejumlah Kepala Desa di  Labuhan batu diduga menggunakan Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2017 untuk membuat website. Setiap desa menghabiskan Rp 40 juta. Dari 75 desa di Labuhanbatu, ada 30 persen yang merupakan blank spot internet alias tak ada jaringan sama sekali.

Pantauan di lapangan, desa yang tak ada jaringan internet memasang tower. Sayangnya, tower tersebut hingga kini belum berfungsi. Bagaimana bentuk website desa tersebut pun belum diketahui publik dan tidak tersosialisasi dengan baik.

M Asmui Kepala Desa Sei Tampang yang juga Ketua Apdesi (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Labuhanbatu menjawab wartawan di aula hotel Platinium Rantauprapat, Selasa 19 September 2017, menyebutkan pengadaan website tersebut memang dibutuhkan.

"Saat ini, website sangat dibutuhkan guna mengirim data desa secara online ke pihak terkait. Termasuk ke Kementerian Desa di Jakarta," paparnya.

Dikatakannya, mengenai desa yang belum terjangkau jaringan internet pihak ketiga sebagai pelaksana pengadaan website telah berjanji akan memasang jaringan.

Sayangnya Asmui tidak mau menyebutkan siapa dan dari perusahaan mana pihak ketiga dimaksud. "Ooo, kalau itu saya tidak tahu, tanyakan saja ke kantor PMD,"  jawabnya berkelit.

Di tempat terpisah, Dasril Lumbantobing yang mengaku sebagai tenaga ahli pemberdayaan masyarakat desa membenarkan janji pihak ketiga yang akan memasang website  seluruh desa. "Dasarnya, karena data yang ada pada kami bahwa seluruh daerah di Labuha batu telah ada jaringan," katanya, tanpa menunjukkan data dimaksud ke wartawan.(ramss)

Komentar
Berita Terkini