Keluarga Jalaluddin Harahap mengandalkan hidup dari hasil pertanian yang tidak seberapa sehingga tak mampu untuk ikuti program JKN-KIS jika dibebani iuran sebab masih tergolong keluarga miskin yang harusnya menjadi prioritas perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Jalaluddin diketahui mendiami rumah kecil berdindingkan papan sampingan dan tidak sedikit yang hanya ditutupi dengan triplek. Tampak hanya sekedar bisa terlindung dari hujan dan panasnya mentari dan tidak tersentuh instalasi listrik.
"Mereka memang keluarga miskin jadi tak sanggup membawa anaknya untuk berobat medis, sementara Rumah Sakit tak mau menerima pasien miskin yg tidak ada jaminannya (JKN-KIS)," ujar Kepala Desa Panompuan Aminur Rasyid Harahap,S.Pdi kepada wartawan, Senin 6 Nobember 2017.
Namun demikian, ia berencana akan mencoba buat surat keterangan miskin dari desa untuk diteruskan ke camat, pendamping kecamatan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan maupun BPJS Kesehatan.
"Tujuannya agar anak Jalaluddin Harahap bisa mendapat perawatan medis dari rumah sakit," ujarnya.(Saut Togi Ritonga)