Tahanan Kabur, INW Minta Kalapas LP Pemuda Tangerang Ditindak

Administrator Administrator
Tahanan Kabur, INW Minta Kalapas LP Pemuda Tangerang Ditindak
Ist
Ketua Indonesia Narcotics Watch (INW) Josmar Naibaho

Jakarta(Pelita Batak): Ketua Indonesia Narcotics Watch (INW) Josmar Naibaho mendesak Kementerian Hukum dan Ham mengusut tuntas penyebab kaburnya tahanan kasus narkoba, Dodi alias Mpek dari LP Pemuda Tangerang, Selasa 6 Juni 2017 lalu. Selain memeriksa Kalapas Tangerang selaku pejabat yang paling bertanggungjawab, Kemenhukham juga harus melakukan evaluasi menyeluruh  sistem pengamanan di LP Pemuda Tangerang. Evaluasi tidak hanya hanya meliputi hal hal teknis, tetapi juga hal hal yang sifatnya non teknis. 

Dari penelusuran yang dilakukan INW diperoleh informasi, seorang narapidana  bernama  Dodi alias  Mpek penghuni kamar 3 blok B LP Pemuda Tangerang sekitar pukul  17.00 WIB, Selasa 6 Juni 2017 diketahui melarikan diri. Pelarian narapidana yang divonis 10 tahun  ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan Dodi. Sebelumnya ia diketahui mencoba melarikan diri saat menjalani sidang di Pengadila. Namun pelariannya tak berlangsung lama karena aparat berhasil menangkapnya setelah dilumpuhkan dengan timah panas.

Atas kasus ini, Josmar Naibaho mendesak Kemenhukham segera turun tangan memeriksa aparatnya, mengevaluasi hal hal  teknis, seperti kelengkapan peralatan dan teknologi yang digunakan dalam pengamanan di LP Pemuda Tangerang. Selain itu, evaluasi terhadap hal hal  non teknis seperti kondisi psikologis tahanan juga perlu dilakukan.   Pengelolaan hal hal yang menyangkut bisnis seperti kantin dan kemungkinan perebutan/keterlibatan bisnis kotor dan haram di penjara juga harus diselidiki. Sebab tak menutup kemungkinan hal ini  memicu tahanan mencari peluang untuk melarikan diri.

"Seperti halnya Dodi, selain karena vonis yang tinggi, patut diduga ia kabur karena terlilit hutang bisnis kotor di LP. Ini dugaan sementara kita. Untuk kepastiannya tentu kita akan tunggu penjelasan resmi pihak LP. Pemuda Tangerang,"tegas Josmar Naibaho.(R1)

Komentar
Berita Terkini