Dihadapan PB AMCI, IJTI, FJPI, FJM, PFI

Serunya Canda Tawa Dua Calon Gubsu 2018

Administrator Administrator
Serunya Canda Tawa Dua Calon Gubsu 2018
IST|PELITABATAK
H Syamsul Arifin saat menerima rombongan wartawan di rumahnya
Medan (Pelita Batak) :
Pagi menjelang siang rumah mantan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin sudah ditongkrongi oleh jurnalis sejumlah media di Medan, mulai dari cetak, online, radio hingga televisi. Bahkan setiap paginya  suasana dirumah pribadi syamsul kawasan Jl. Suka Darma Medan Johor, selalu ramai dikunjungi masyarakat.  Meskipun beliau tidak lagi menjabat Gubsu sejak pemilihan 2013 lalu, namun rumah bang Haji (panggilan akrba beliau) selalu terbuka bagi siapapun.

Para jurnalis ngumpul dibagian belakang halaman tepat disamping garasi mobil bang haji, berharap hari ini bias bertemu dengan pemimpin yang dikenal super kocak dan jenaka itu. Dari tatapan para jurnalis tergambar harapan ingin mendengar kabar, dan celotehan dari tokoh yang didaulat suku Melayu sebagai Dato' Sri Lilawangsa ini.

Disebelah garasi mobil bang Haji, sebuah meja tamu dengan beberapa kursi sederhana diduduki oleh rekan-rekan jurnalis. Ternyata mereka dari berbagai kalangan, diantaranya Pengurus Besar Aliansi Media Online Indonesia atau yang lebih dikenal dengan PB AMCI, Forum Jurnalis Medan (FJM), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Utara.

Dan yang paling mengejutkan diantara para komunitas jurnalis ini, ada sosok wanita super tangguh, sederhana tapi sangat social dan dikagumi masyarakat, senior para jurnalis di Sumatera Utara, sekaligus satu-satunya Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara dari kaum wanita, icon #mamaksumut2018, ya tidak salah lagi dialah Yusniarti Piliang atau akrab disapa Yose Piliang. Ceritanya pagi itu Rabu (12/7/2017) mak Yose panggilan akrabnya bermaksud silahturahmi dengan bang Haji Syamsul. 

"Inikan masih suasana Idul Fitri,kita berkunjung kerumah Dato' Syamsul sekaligus melepas rindu, udah lama tak dengar canda dan guyon bang haji, rindu awak sama cakapnya yang asal ceplos itu," kata mak Yose sambil meneguk segelas teh manis yang disediakan asisten bang Haji Syamsul.

Haji Syamsul Arifin dalam beberapa hari belakangan disejumlah media, akan maju kembali ebagai calon Gubsu 2018. Atas dasar itulah  kedatangan mak Yose Piliang untuk memberikan dukungan, kepada orang yang pernah dekat dengan para jurnalis. Moment pertemuan inipun tidak ingin diabaikan oleh para jurnalis. Mereka ingin melihat bagaimana komunikasi saling mendukung kedua calon Gubsu ini.

"Ini adalah peristiwa yang sangat jarang kita jumpai, satu calon mendukung calon Gubsu lainnya, dan yang paling unik lagi mereka dulunya sangat dekat, bahkan sejak bang Haji Syamsul masih Bupati Langkat dan Mak Yose sebagai jurnalis televisi, ini pasti seru, sayang dilewatkan," tutur Sekretaris Umum AMCI Dedy Armaya.

Pukul 10.00 Wib, sesosok tubuh bulat, hitam, dengan tempramen wajah yang sok serius keluar dari salah satu pintu belakang ruang tamu. "Apa kabar kalian, udah sarapan, minum? Makjang rame kali kalian, macam mau dikeroyok orang sekampung awak," itulah yang pertama sekali keluar dari mulut bang Haji kepada seluruh Jurnalis.  Spontan wajah para jurnalis yang tadi menunggu pucat pasih, berubah memerah karena mulut tak mampu berhenti tertawa.

Sambutan rasa suka cita, ceria, canda tawa, salam dan berpelukan pun menjadi adegan sembari melepas rindu. Sebelum komunikasi ke dua calon Gubernur ini didengar para jurnalis, bang Haji juga sempat berceloteh tentang dirinya yang saat ini sudah bersih, dan bebas berpolitik dari hukuman penjara yang sempat menjeratnya.

"Meskipun awak adalah korban politik, tapi awak saat ini sudah bersih, tinggal orang-orang itu yang masih bermain, tunggulah saatnyo," canda bang Syamsul Arifin.

Singkat cerita dalam silahturahmi itu, keduanya sepakat untuk saling mendukung maju dalam pemilihan Gubsu 2018 mendatang. Keduanya memiliki prinsip siapapun yang nantinya lolos menjadi Gubernur Sumatera Utara harus dekat sama masyarakat. Masih banyak yang harus dibenahi untuk kemajuan Sumut yang tertinggal ini.

Sifat kedua calon ini pun memiliki kesamaan dan sering dijuluki para jurnalis adalah orang gila di Sumut (Gila berfikir, bekerja, dan gila membenahi sesuatu menjadi lebih baik). Menurut jurnalis untuk membenahiSumut diperlukan orang gila seperti mereka berdua ini. Itulah sebabnya para Komunitas Jurnalis sangat mendukung keduanya maju dalam Pilgubsu 2018 mendatang.

"Kami dari AMCI sangat jelas mendukung kedua orang gila ini maju dipemilihan Gubsu 2018 mendatang, yang satu gila bekerja dan dekat dengan masyarakat, satunya lagi dikenal dengan sahabat semua suku dan agama. Keduanya sangat cocok ditampilkan dalam ajang pemilihan, kalau partai tak mau mengusung mereka, kan masih ada masyarakat melalui jalur independen," sebut Ketua UmumAMCI Devi Marlin, SH dan para pengurus AMCI.

Devi menerangkan dari awal organisasi PB-AMCI secara terang-terangan, telah mendukung Mak Yose Piliang untuk maju sebagai calon Gubsu 2018. Apalagi beliau termasuk sebagai pendiri dan Pembina AMCI. Banyak harapan nantinya dapat dilakukan Mak Yose setelah berhasil terpilih, dan harapan itu mewakili masyarakat Sumut.(Tim)
Komentar
Berita Terkini