Sampah Berserakan, Taman Terbuka Hijau Sipirok Kumuh

Administrator Administrator
Sampah Berserakan, Taman Terbuka Hijau Sipirok Kumuh
Saut Ritonga
Sampah berserakan

Tapsel (Pelita Batak) : Permasalahan sampah terus saja menjadi sorotan di wilayah Sipirok Ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan. 

Amatan wartawan, Selasa 4 Juli 2017, sampah-sampah tersebut dibiarkan bertumpuk di pinggir jalan, sehingga menyita perhatian masyarakat yang melintas.

Seperti di beberapa titik di Kecamatan Sipirok, misalnya persimpangan Jalan Merdeka dan Jalan Simangambat Pasar Sipirok, tepatnya disudut Taman Terbuka Hijau Kota Sipirok. Di lokasi ini terdapat tumpukan sampah. Ditambah lagi jejeran losd pedagang berdiri menambah kesan kumuh sekitar taman terbuka hijau itu.

Selain itu, sampah yang mulai membusuk juga menumpuk di sekitar Tempat Pemakaman Umum Bale, Pangurabaan tepatnya di pinggir jalinsum. Paling parah, di Jalinsum Sipirok perbatasan Taput tepatnya di Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Tapsel, sampah menggunung dan memberi kesan jorok.

Demikian juga di depan Pasar Tradisonal Sipirok serta beberapa lokasi lainnya. Sehingga sampah seolah ikut meramaikan lebaran tahun ini.

Belum adanya TPA menjadi alasan klasik dengan suasana yang ada. Apalagi pengelolaan sampah yang masih jauh dari harapan.

Sehingga dari tahun ke tahun, secara berpindah, pinggiran jalinsum di sekitar Aek Sulum 'terpaksa' dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah.

Tentunya hal ini harus menjadi skala perioritas untuk Pemkab Tapsel agar membangunan lokasi TPA. Apalagi saat ini telah ada 23 SKPD secara terpusat telah aktif berkantor di Sipirok sebagai Ibukota Tapsel.

"Beginilah, sebelum lebaran, sampah sudah berserakan di sini," ujar M Siregar (52) salah seorang warga.

Dikatakan, selain sampah yang berserak, sampah di depan rumah warga khususnya di lingkungan pasar serta bak penampungan juga belum diangkut.

"Kita tak bisa menyalahkan petugas saja, tetapi tingkat kesadaran dan kepedulian kita bersama juga perlu dipertanyakan. Masa sampah ditumpuk di sudut taman," sebutnya.

Selain itu, sebagai warga, Siregar juga berharap agar Pemkab secepatnya membangun TPA, agar pinggiran jalinsum tidak lagi menjadi sasaran pembuangan sampah.

Sementara itu, beberapa pengguna jalan mengaku heran melihat tum[pukan sampah yang berada di pinggir jalan. "Sungguh aneh Sipirok kita ini, pinggiran jalan pun dijadikan pembuangan sampah)," kata A Siregar (60), salah seorang perantau, seraya berharap agar Pemkab Tapsel memperhatikan hal itu. (Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini