Dandim 0212/TS Letkol Azhari dalam paparannya mengatakan, sekarang ini banyak permasalahan yang dihadapi Bangsa dikarenakan kurangnya pemahaman dari nilai nilai yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika.
"Kemajemukan yang ada di Indonesia seharusnya merupakan kebanggaan. banyak suku, Agama, Kebudayaan, Bahasa dan lainnya adalah sebuah kekayaan yang harus tetap dijaga dan dilestarikan. Karakter bangsa adalah kualitas perilaku kolektif kebangsaan yang khas-baik yang tecermin dalam kesadaran, pemahaman, rasa, karsa, dan perilaku berbangsa dan bernegara sebagai hasil olah pikir, olah hati, olah rasa dan karsa, serta olah raga seseorang atau sekelompok orang," katanya.
Karakter bangsa Indonesia akan menentukan perilaku kolektif kebangsaan Indonesia yang khas-baik yang tecermin dalam kesadaran, pemahaman, rasa, karsa, dan perilaku berbangsa dan bernegara Indonesia yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila, norma UUD 1945, keberagaman dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap NKRI.
"Pelajar sebagai generasi penerus sangat diharapkan menjadi pemegang tongkat kepemimpinan dimasa yang akan datang, karena itu 4 Pilar Kebangsaan ini perlu dipahami,dicamkan dan yang penting diiplementasikan dalam hidup sehari-hari baik disekolah,didalam keluarga juga di masyarakat," katanya.
Selanjutnya, pelajar dapat memahami beberapa sikap yang mencerminkan karakter bagsa di antaranya saling menghormati dan menghargai, adanya rasa kebersamaan dan tolong menolong, berperilaku dan bersikap mengambarkan nilai keagamaan berbudaya, taat hukum dan menjaga persatuan dan Kesatuan.
Herliana,salah seorang guru yang mendampingi siswanya dalam sosialisasi mengungkapkan sangat mendukung gerakan Pospera Kota Padangsidimpuan membuat sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, sebab pembangunan karakter berbangsa bukan hanya tanggung jawab guru ketika memberikan pengajaran di sekolah.
"Kita sebagai guru sangat menyesalkan jika ada orang-orang yang ingin menciptakan ketidakharmonisan di NKRI yang berdasarkan bhineka Tunggal Ika," ujarnya. (Saut Togi Ritonga)