Kapolsek Sipirok AKP S Harahap kepada wartawan mengatakan setelah mendapat laporan warga petugas kepolisian langsung menuju lokasi. Sampai di lokasi, dan mencek TKP dan menemukan korban atas nama Parlindungan Siregar dalam kondisi tergeletak bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa.
Sementara, Helmidayanti, Istri Parlindungan ditemukan masih dalam kondisi hidup, namun mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan, dan kemudian dilarikan ke RSUD Sipirok. "Peristiwa ini masih kita lidik," ujarnya.
Atas kejadian itu, Helmidayanti Harahap (25) warga Lingkungan I Sipirok Godang, Kecamatan Sipirok Tapanuli Selatan masih mendapatkan perawatan akibat luka bacok di bagian kepala dan tangannya.
Ia mengaku ada dua orang tak dikenal (OTK), yang diduga kuat sebagai pelaku yang menghabisi nyawa Parlindungan Siregar.
Berdasarkan informasi, aksi sadis yang menghabisi nyawa Parlindungan Siregar dan membuat Helmidayanti Harahap kritis di RSUD Sipirok ini, baru diketahui Rabu 27 September 2017 sekitar pukul 05.30 WIB.
Beberapa warga yang melapor ke Polsek Sipirok memberitahukan adanya kejadian pembunuhan di sebuah rumah yang dihuni keduanya di jalan umum lintas Sipirok-Tarutung, tepatnya di Aek Sulum Desa Marsada, Kecamatan Sipirok.(Saut Togi Ritonga)