Pemkab Tapsel Kembali Terima WTP

Administrator Administrator
Pemkab Tapsel Kembali Terima WTP
Ist
Bupati Tapsel Syahrul menerima penghargaan WTP dari BPK

Tapsel (Pelita Batak) : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2016.

Dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) TA 2016 diserahkan Kepala Perwakilan BPK RI Sumut Dra.V.M.Ambar Wahyuni,M.M,Ak.CA kepada Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, SH di ruang rapat Kantor BPK RI Perwakilan Sumut di Medan, disaksikan Anggota V BPK R.I. Ir.Isma Yatun MT. Selasa 30 Mei 2017.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Assert Daerah (BPKAD) Kabupaten Tapsel Drs. Akhmad Buchori Siregar, MM mengatakan, sesuai LHP dari BPK TA 2016 Pemkab Tapsel mendapat WTP dan opini WTP yang diraihnya ini sudah tiga tahun secara berturut-turut yang merupakan penghargaan kepada aparatur pemerintah Kabupaten Tapsel.

"Kabupaten Tapsel dibawah kepemimpinan Bupati dua periode H.Syahrul M Pasaribu, SH berhasil mengukir sejarah dengan Opini Terbaik WTP tiga kali berturut-turut dari BPK RI, antara lain tahun 2015 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2014, tahun 2016 atas LKPD TA 2015 dan tahun 2017 atas LKPD TA 2016," ujar Buchori.

Ia menambahkan, opini yang diraih ini harus dipertahankan, apalagi dinamika pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dari waktu ke waktu terus mengalami berbagai perubahan.

"Kalau dulunya pemeriksaan tidak menyentuh pada hal-hal tertentu sekarang sudah menyentuh berbagai sektor dan laporan keuangan tersebut benar-benar dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sesuai dengan tujuannya dimana masyarakat harus menikmati manfaat dari pada setiap laporan keuangan yang disusun Pemkab Tapsel," tegasnya.

Buchori menyatakan perolehan opini WTP bagi Kabupaten Tapsel ini karena laporan keuangan Pemkab Tapsel dinilai sudah memenuhi empat kriteria diantaranya kesesuaian dengan standar akuntansi, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap perundang-undangan, dan efektifitas sistem pengendalian intern.

"Pemkab Tapsel juga tetap berkomitmen akan terus membenahi penyelenggaraan laporan keuangan sehingga dari waktu ke waktu pengelolaan laporan keuangan semakin membaik, akuntabel, transparan," paparnya.(Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini