Tak hanya cerita yang sarat makna dan filosofi masyarakat Batak, pertunjukan ini juga menampilkan lantunan lagu-lagu indah Batak, seperti Tano Batak, Sengko, Sapele, Sijapang, Sai Anju, Sinamot, dan banyak lagi lagu lainnya.
Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian mengatakan pertunjukan "Sinamot" diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan ragam seni dan tradisi yang ada di Indonesia.
Apalagi, katanya, Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki ragam etnis, suku dan kepercayaan. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi dan adat istiadat yang masih dijaga oleh masyarakat setempat.
"Upaya Rio untuk mengenalkan kesenian tradisional Batak ke masyarakat luas disambut dengan antusias oleh para penikmat seni yang hadir hari ini. Rio Silaen ini mengemas filosofi adat Batak dalam pertunjukan unik yang menampilkan lagu-lagu indah Batak dan mengenakan ulos yang merupakan wastra masyarakat Batak," tutup Renitasari.(
gatra.com)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified