Pdt Dr JR Hutauruk Luncurkan Buku di Ulang Tahunnya ke 81 di HKBP Ampera Medan

Administrator Administrator
Pdt Dr JR Hutauruk Luncurkan Buku di Ulang Tahunnya ke 81 di HKBP Ampera Medan
Ist
Pdt Dr JR Hutauruk

Laporan Pdt Dr Robinson Butarbutar


Medan(Pelita Batak): "Ula jala surathon: Barita Jujur Taon Pandita Batak (1891-1959)" = Kerjakan dan tuliskan: Berita Tahunan Pendeta Batak, demikian judul buku yg pada hari ini, Selasa 10 Oktober 2017, di  HKBP Ampera Jln Danau Jempang Medan 84, Medan, pukul 11.00 diluncurkan oleh penulisnya, Pdt Dr JR Hutauruk yang berultah 81 tahun, sebanyak 4 jilid (2000 halaman) dengan LAPiK sebagai penerbit.

Hutauruk menjelaskan  para pendeta belajar dari konteks kehidupan umat untuk menguasai ilmu budaya, sosiologi dan psikologi. Walaupun yang mereka pelajari dari para guru mereka tidak memadai. 

Hutauruk menyebutkan penerbitan buku ini dimaksudkan untuk membantu pembaca belajar teologi kontekstual yang dihidupi dan diperani para pendeta khususnya pada masa genting setelah tahun 1940-an yang terkait dengan politik dan ekonomi di Nusantara. 

Juga untuk membangkitkan minat baca dan tulis. Hutauruk menyerukan agar gereja-gereja Batak mendirikan dan mengurusi Pusat Dokumentasi Batak di Sumut.

Sementara itu, Pdt Rosininta Hutabarat, Sekjen GKPI dan Ketua II Ikatan Alumni STT HKBP mensyukuri hadirnya buku ini karena menceritakan tiga karakter pdt Batak pd thn 1891-1959 itu yaitu: Berintegritas, Melayani, Berdisiplin Menderita

Sebab ketiganya perlu diteladani dan diteruskan oleh para pendeta, dan para pelayan, maupun seluruh rakyat Indonesia. Pdt Jonni Manurung dari Gereja Metodist menambahkan satu karakter mereka yaitu: pekerja Keras, berhikmat, rajin, berbudi pekerti luhur, dan cermat.

Launching dimoderasi Dr. Janpatar Simamora. Pelaksana berterima kasih pada jemaat pimpinan Pdt Resna Manalu.

STT HKBP ikut bersyukur atas terbitnya buku ini.Pdt Dr Robinson Butarbutardan  Dr Apeliften Sihombing hadir pada peluncuran buku ini.

Buku ini dapat dipesan pada penerbit, Manohom Aritonang dan Pdt Sahat P. Siburian.(*)

Komentar
Berita Terkini