Oknum Wartawan Dituduh Sebagai Makelar Jabatan di Humbahas, B Siregar Pun Membantah

Administrator Administrator
Oknum Wartawan Dituduh Sebagai Makelar Jabatan di Humbahas, B Siregar Pun Membantah
Ist
Ilustrasi

Humbahas(Pelita Batak): Seorang pengacara berinisial BP mengindikasikan bahwa seorang wartawan yang bernama B Siregar menjanjikan jabatan sebagai Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) dan meminta sejumlah uang tunai kepada seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas).

Hal ini diungkapkan BP melalui seluler kepada seorang awak media, Roisman Simamora. Dirinya mengaku bahwa BP menyebutkan salah seorang wartawan bernama B Siregar yang diduga sebagai makelar jabatan.

"Salah seorang oknum pengacara mengatakan ada salah satu wartawan bernama B Siregar yang dituding sebagai makelar jabatan, seorang PNS bermarga Hasugian menurut BP yang menjadi korban," ungkapnya menirukan ucapan BP, Rabu 19 Juli 2017.

Ditambahkannya, bahwa wartawan tersebut meminta sejumlah uang tunai dari PNS tersebut, namun setelah diberikan ternyata PNS tersebut tidak jadi dilantik sesuai perjanjian.

"Jadi katanya wartawan ini sudah meminta uang kepada PNS itu, namun saat pelantikan, nama PNS itu tidak ikut dilantik dan sejumlah uang yang sudah sempat diberi tidak kembali," terangnya.

Namun saat dikonfirmasi kepada wartawan yang serupa dengan nama yang ditudingkan, B Siregar membantah hal tersebut. Dirinya mengakui tidak mengenal nama PNS yang disebutkan, dia juga berniat untuk menelusuri hal tersebut karena nama B Siregar yang merupakan wartawan hanya ada 1, yaitu dirinya sendiri.

"Nama B Siregar yang berprofesi sebagai wartawan setahu saya hanya saya, hal ini sudah menciderai marwah wartawan pada umumnya dan merusak nama baik saya khususnya. Hal ini perlu untuk ditelusuri," ujarnya.

Saat dikonfirmasi kepada BP, pengacara yang membeberkan informasi tersebut melalui seluler, dia malah mengelak dan mengatakan bahwa hal ini tidak usah diperpanjang dan dibesar-besarkan. "Ga usah diperpanjang dan dibesar-besarkan lah, ga perlu itu dilakukan klarifikasi, sudahlah," elaknya sembari menutup telepon selulernya.

Dalam hal ini, kumpulan Wartawan Humbahas akan mendalami dan menelusuri hal ini, seperti yang dikatakan oleh seorang wartawan, Abed Ritonga. "Ini sudah merusak citra wartawan, dalam hal ini jika informasi itu tidak benar, sudah merupakan pencemaran nama baik wartawan umumnya dan khususnya kepada rekan saya B Siregar," katanya.(Abed Ritonga)

Komentar
Berita Terkini