Hal itu diungkapkan Camat Marancar Arman Pasaribu saat kunjungan Tim penilai kecamatan Provinsi Sumut di Kantor Camat Marancar, Senin 25 September 2017.
"Mudah mudahan Marancar dapat terpilih masuk nominasi penilaian menjadi terbaik tingkat Provinsi Sumut, Sejalan harapan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu," ujar Arman.
Untuk mencapai tujuan itu tentunya diperlukan dukungan dari semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakatnya.
Menurutnya, partisipasi masyarakat Marancar mendukung program pembangunan pemerintah sangatlah tinggi, masyarakatnya selalu iklhas melepas tanah tanpa ganti rugi demi pembangunan (jalan).
Kekompakan terjaga dibuktikan rutinitas gotong royong setiap minggu, hutan hutan sekitar Marancar masih terpelihara baik, dan hubungan dengan forum koordinasi pimpinan kecamatan terjaga.
Di situ tim penilai kecamatan terbaik Provsu juga mendengarkan ekspose Camat Marancar terkait tofografi dan monografi Marancar yang memiliki luas wilayah sekitar 254 kilometer/segi.
"Marancar yang berpenduduk sekitar 2600 KK atau lebih dari 10 ribu jiwa hidup rukun damai di 11 Desa 1 Kelurahan, kecamatan itu baru berusia 14 tahun sejak mekar dari Batangtoru," jelasnya.
Ketua TP PKK Kecamatan Marancar juga ekspose terkait 10 program PKK, dia juga menyampaikan program 'one vilage one product', setiap desa kelurahan yang ada masing-masing memiliki produk unggulan.
Bidang pertanian, program tanam holtikultura, kesehatan, keagamaan, kepemudaan tidak luput merupakan program Marancar yang disampaikan dalam ekspose kepada tim penilai kecamatan Provsu yang dipimpin Syaiful Bahri Siregar.
Kunjungan tim yang diterima Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu dan Wakil Bupati Aswin Efendi Siregar serta Ketua TP PKK Tapsel Syaufia Lina Syahrul itu juga sempat diulosi dan diberi kalungan bunga oleh tetua adat di daerah itu.
Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M. Pasaribu dalam sambutannya mengatakan kegiatan itu menjadi kapasitas dalam meningkatkan pembangunan yang muaranya pada kesejahteraan masyarakat.
Syahrul mengibaratkan Marancar 'kepingan surga yang turun ke bumi', sebab, Marancar banyak menyimpan potensi sumber daya alamnya dan sudah banyak kemajuan pembangunannya.
Sumber Daya Alam dimaksud mulai dari destinasi wisata air terjun Silima-lima dan air terjun Sisoma, ada lagi pemandian alam air panas (belerang), alamnya berhawa sejuk.
"Selain itu ada juga pembangunan PLTA Batangtoru berkapasitas 510 Megawatt yang masuk dalam pembangunan objek vital nasional mendukung program pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam menciptakan energi baru terbarukan sebesar 35 ribu Megawatt," pungkasnya.
Ketua tim penilai kecamatan Provsu Syaiful Bahri Siregar datang bersama anggota tim kecamatan yaitu Aswin Lubis, Pribadi Perangin-Angin, Dias Ananda, Herly Puji Mentari Latuperissa, Lamhot Simamora, Sadiman, Ayu Widya lmg, Ahmad Fitri dan Fajar Muhammad Harahap.
Turut hadir, Sekdakab Tapsel Parulian Nasution, Forkopimda, Asisten, OPD, Dharma Wanita, Camat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, OKP, PKK Kecamatan dan desa, Kabag Humas dan Protokol, Isnut Siregar serta undangan lainnya.(Saut Togi Ritonga)