Lamhot Sinaga : Demi Golkar, Setnov Harus Mundur

Administrator Administrator
Lamhot Sinaga :  Demi Golkar, Setnov Harus Mundur
Ist
Lamhot Sinaga

Jakarta(Pelita Batak): Kesediaan Setya Novanto mundur dari kursi Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Ketua DPR RI disambut positif. Bahkan beberapa kader Partai Golkar mengatakan lebih cepat lebih baik.

Lamhot Sinaga, salah satu pimpinan Kosgoro (ormas pendiri Golkar) dan Wasekjen DPP Partai Golkar, mengatakan untuk penyelamatan Partai Golkar maka Setya Novanto harus mundur. Berikut ini petikan wawancara TeropongSenayan dengan Lamhot.

Sebagai kader, apa pandangan Anda atas terlibatnya Presiden Jokowi dalam persoalan Partai Golkar?

Sebenarnya bukan terlibat dalam hal dukung mendukung caketum Partai Golkar. Namun dikarenakan salah satu menterinya yaitu Airlangga Hartarto didukung oleh mayoritas kader Partai Golkar dan mayoritas DPD I Partai Golkar maka Airlangga Hartarto perlu meminta izin Presiden untuk maju sebagai Caketum pada Munaslub Partai Golkar nanti.

Sebenarnya secara taktis dan strategis yang dibutuhkan Partai Golkar saat ini Munaslub atau Munas?

Berdasarkan AD/ART Munas diselenggarakan secara reguler dengan periodesasinya lima (5) tahun. Sedangkan Munaslub dilaksanakan atas dasar adanya ikwal kegentingan yang luar biasa dan membutuhkan persetujuan 2/3 DPD I Partai Golkar. Atas hal tsb maka Munaslub lah yang harus dilaksanakan.

Mampukah Airlangga menyelesaikan persoalan dan mengangkat elektabilitas dan popularitas Partai Golkar?

Airlangga Hartarto mempunyai reputasi yang lebih dari memadai untuk menjadi Ketum Partai Golkar. Namun yang jauh lebih penting adalah Airlangga Hartarto memenuhi kriteria PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela). Airlangga Hartarto juga jauh dari masalah-masalah hukum, hal ini sangat penting agar Partai Golkar kedepan tidak tersandera.

Bagaimana menurut anda cara memimpin dan mengelola Partai Golkar di era millenial ini?

Struktur kepengurusan kedepan harus linier dengan keinginan publik

Apa tanggapan Anda atas kesediaan Setya Novanto mundur dr posisi Ketua DPR RI dan Ketua Umum DPP Partai Golkar?

Demi penyelamatan Partai Golkar maka Setya Novanto harus mundur. Saya percaya Setya Novanto akan mengedepankan kepentingan Partai Golkar daripada kepentingan pribadinya.

Siapa yang menurut Anda paling tepat mengganti posisi Ketua DPR RI?

Figur yang tepat cukup banyak sebenarnya di Partai Golkar. Namun ada baiknya juga dipilih orang yang jauh dari masalah hukum sekaligus juga harus memenuhi kriteria PDLT. Dan lebih spesifik lagi bisa diambil dari Ketua-Ketua Komisi di DPR dari unsur Partai Golkar.(R1)

Komentar
Berita Terkini