Kepala BPN Tobasa Dinilai Arogan, Paksa Pegawai Honorer Masuk Kerja di Hari Sabtu

Administrator Administrator
Kepala BPN Tobasa Dinilai Arogan, Paksa Pegawai Honorer  Masuk Kerja di Hari Sabtu
Ist
Ilustrasi

Balige(Pelita Batak): Kepala BPN Tobasa Jeremias Silalahi diduga memaksa sejumlah pegawai honor masuk kerja pada hari Sabtu. Jika tidak mau masuk maka diancam akan dikeluarkan dari BPN Tobasa.

 

"Kami biasanya tidak masuk kerja pada hari Sabtu. Namun kami pegawai honor perempuan dipaksakan harus masuk kerja pada hari Sabtu. Lantaran kami tidak masuk, maka pada Selasa (31/10) saya dipanggil ke ruangan kerjanya,langsung disuruh membuat surat pengunduran diri sebagai honor BPN Tobasa," kata seorang honorer BPN Tobasa yang minta identitasnya tidak diungkap, Rabu 1 November 2017.

Bahkan menurut honorer tersebut, mereka disamakan dengan perempuan malam. Menanggapi hal itu, Ketua LSM ICW Gunung Siagian mengatakan, "Apakah pantas pernyataan seorang Kepala BPN terhadap pegawai honor, mempersamakan pegawai honor tersebut dengan wanita jalang atau lonte".

Dia mengharapkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Pertanahan Sumatera Utara, agar melakukan evaluasi jabatan terhadap Kepala BPN Tobasa. Sebab pernyataan demikian menimbulkan keresahan terhadap keluarga pegawai honor.

Saat dikonfirmasi Kepala BPN Tobasa Jeremias Silalahi seputar pernyataan kepada pegawai honor mempersamakan dengan wanita jalang, dan juga pemaksaan masuk kerja pada hari Sabtu mengatakan,"Saya tidak ada mempersamakan mereka dengan lonte atau wanita jalang,itu tidak benar, dan ini hanya masalah pribadi ,serta saya memiliki hak agar mereka masuk kerja pada hari Sabtu".(FH)

Komentar
Berita Terkini