Gelar Pameran Pembangunan Dalam Rangka HUT Tapsel Ke 67

Administrator Administrator
Gelar Pameran Pembangunan Dalam Rangka HUT Tapsel Ke 67
Saut Ritonga
Pameran pembangunan

Tapsel ( Pelita Batak) : Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menggelar Pameran Pembangunan dalam rangka menyambut Hut ke-67.

Pameran pembangunan itu secara resmi yang  dilaksanakan di alun-alun pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok itu dibuka secara resmi yang ditandai dengan penekanan tombol sirene yang dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Bupati Syahrul M Pasaribu yang didampingi oleh Ketua TP PKK Tapsel Ny. Syaufia Lina Syahrul serta Dr. Ir. Akbar Tanjung, Minggu 19 November 2017 kemarin.

Pameran yang dijadwalkan selama lima hari tersebut menampilkan stand milik OPD dan Kecamatan se-Tapsel. Selain itu juga ada stand milik PT Bank Sumut, PT AR, NSHE, Badan Narkotika Nasional (BNN), BUMD, Sekolah Swasta dan Perusahaan lainnya.

Dalam pameran ini, stand milik pemerintah dan perusahaan swasta menampilkan barbagai jenis potensi alam daerah serta program dan hasil kinerja pemerintah. Di arena pameran ini juga, setiap malam digelar hiburan rakyat.

Bupati Tapsel didampingi Akbar Tanjung menyebutkan, pameran ini sebagai wahana promosi program kerja pemerintah yang ertujuan untuk menginformasikan berbagai hasil pembangunan dan potensi daerah kepada masyarakat luas. 

"Di pameran ini dipampangkan miniatur potret potensi daerah dan pembangunan sarana prasana yang telah dilaksanakan pemerintah daerah. Sehingga maksud dan tujuan pembangunan itu bisa tersampaikan kepada masyarakat luas," ujar Syahrul.

Pembangunan, katanya, tidak akan berjalan maksimal tanpa ada sinergitas antara pelaku dengan objek pembangunan. Bagaimana sinergitas itu terjalin, tentu harus ada sosialisasi dan keterbukaan informasi ke masyarakat sebagai objek pembangunan.

Selanjutnya Bupati bersama Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, dan rombongan meninjau seluruh stand pameran. 

Hampir semua stand menampilkan produksi teknologi karya putra-putri Tapsel. Di antaranya pakaian tenun, hasil pertanian holtikultura, berbagai produk makanan, minuman, dan souvenir berbahan baku buah salak. 

Hasil teknologi olahan baja dan logam, serta bibit karet dan sawit yang dikembangkan putra-putri daerah.(Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini