Sementara Rony Dep Siregar salah seorang warga sipirok ketika dihubungi melalui Whatshapnya terkait kelangkaan gas di sipirok mengatakan, dirinya sudah langsung membuktikan dan memantau beberapa pangkalan gas 3 kilo gram. Hasilnya sebagian besar pangkalan gas 3 kilogram di Sipirok pada kosong, dan tidak menjual gas subsidi itu dan bila pun ada, harganya naik.
"Kita menduga kelangkaan gas tiga kilo ini, ada indikasi penjualan kepihak lain seperti ke rumah makan besar di sipirok atau dibawa ke daerah lain karena menurutnya untuk penyaluran Gas yang di subsidi oleh pemerintah ini sudah di atur zonanya," ujarnya.
Untuk itu Rony berharap agar pemerintah harus turun tangan dan melakukan Operasi Pasar untuk menanggulangi permasalahan ini karena itu merupakan program pemerintah.
Sementara harga jual gas 3 Kg biasanya seharga Rp 16.000 per tabung, namun di kalangan pengecer di sipirok sudah berani jual Rp 18.000 sampai Rp 20.000 per tabung dan itupun sulit didapat. (Saut Togi Ritonga)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified