Elfrida br Sitorus Diancam Bunuh Menggunakan Mesin Babat di Motung

Administrator Administrator
Elfrida br Sitorus Diancam Bunuh Menggunakan Mesin Babat di Motung
FH|PelitaBatak
Elfrida br Sitorus usai membuat laporan di Polres Tobasa
Tobasa (Pelita Batak) :
Elfrida Br Sitorus (55) warga Desa Motung Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasa mengalami trauma, pasalnya ia mendapat ancaman akan dibunuh. Parahnya, TS (43) satu kampungnya itu mengancam menghabisi nyawa wanita ini dengan menggunakan  mesin babat rumput.

Berawal saat Elfrida Br Sitorus mengingatkan PS warga Motung Lumbanbao agar menyetop kegiatan pembabatan rumput di lahan miliki Elfrida Br Sitorus. PS melaporkan larangan tersebut kepada TS yang berada di lokasi.

Seketika itu, menurut penuturan Elfrida, TS berlari ke arahnya dengan mengarahkan mata mesin babat ke arah leher Elfrida Sitorus.

"Ia datang secara membabi buta membawa mesin babat yang sedang hidup, mengarahkan arah muka saya dan sambil mengejar saya, dan akhirnya saya terpental jatuh," terang Elfrida.

"Sambil mengejar saya, TS mengatakan kepada saya. Kamu harus saya usir dari kampung ini, kalau tidak saya matikan kamu di lahan ini. Oleh karena itu, saya bergegas melaporkan hal tersebut ke Polres Tobasa," jelas Elfrida.

Saksi mata, Fanetus Sitinjak yang merupakan pekerja di kebun milik Elfrida Br Sitorus mengatakan hal sama kepada Pelita Batak. "Saya melihat pelaku mengejar namboru Elfrida Br Sitorus di lokasi perladangan milik Namboru dengan menggunakan mesin Babat, dan namboru itu terpental, dan kami mendengar Namboru Elfrida Br Sitorus meminta pertolongan, sehingga pelaku yang memegang mesin Babat kabur setelah melihat anak Namboru itu datang," ujar Fanetus.

Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoli S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Manson Nainggolan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengaduan kasus pengancaman terhadap seorang Ibu beranama Elfrida Sitorus. "Saat ini masih di mintai keterangan kepada sejumlah saksi," ujarnya dengan singkat.

Menantu Elfrida Sitorus,  Freddy Hermanto Hutasoit berharap agar pihak penegak hukum Polres Tobasa serius menangani kasus ini, sebab berbagai ancaman telah banyak di alami mertuanya di desa Motung Kecamatan Ajibata, dan ini bermula karena perkara lahan yang ada di desa Motung.

"Saya sangat berharap kepada Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoli, kiranya kasus pengancaman ini salah satu perhatian bagi Bapak Kapolres. Mertua saya selalu mendapat ancaman dari sejumlah kelompok di desa Motung. Para pelaku pengancaman pembunuhan terhadap mertua saya di tindak sesuai proses hukum," harap Freddy. (FH)
Komentar
Berita Terkini