"untuk menanggulangi hal ini, kita berharap pemerintah harus mempunyai strategi yang bisa mewujudkan pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial dan pembangunan ekologi yang berkelanjutan, memulihkan dan menjaga keseimbangan antar sektor, antar wilayah dan antar kelompok sosial dalam pembangunan, mewujudkan perekonomian yang inklusif, berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, serta keunggulan sumber daya manusia", tutur Frangky.
Frangky juga mengatakan, pemerintah harus memperhatikan dimensi pembangunan mulai dari pembangunan manusia (pendidikan, kesehatan dan perumahan), pembangunan sektor unggulan (kedaulatan pangan, energi dan ketenagalistrikan, kemaritiman, pariwisata dan industri), serta pemerataan dan kewilayahan (antar kelompok pendapatan dan antar wilayah).
Beberapa audiens bertanya soal peraturan alat tangkap cantrang dan bantuan pemerintah ke masyarakat nelayan untuk mengurangi angka pengangguran. Dalam hal ini pemateri langsung menanggapi dan mengatakan, bahwa dalam peraturan menteri KKP memang masih menjadi masalah bagi nelayan khususnya masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari usaha perikanan.
"Namun pemerintah akan terus bersosialisasi ke masyarakat dan akan terus memberikan bantuan berupa speed boad dan alat tangkap yang ramah lingkungan. Karena cantrang dinilai akan merusak tumbuhan laut dan akan menangkap hingga ikan-ikan yang kecil.
Disela diskusi ini, Samuel menyampaikan harapan ke GMKI untuk bisa terlibat secara langsung akan pembangunan kemaritiman dan menyampaikan pemikiran-pemikiran.(gmki.or.id)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified