Dua Minggu Terakhir Cabjari Siborongborong Tangani 12 Kasus Pidum, Kasus Korupsi Belum Ada yang Terekspos Telah Diusut

Administrator Administrator
Dua Minggu Terakhir Cabjari Siborongborong Tangani 12 Kasus Pidum, Kasus Korupsi Belum Ada yang Terekspos Telah Diusut
Ist
Ilustrasi

Taput(Pelita Batak):  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke Tapanuli Utara termasuk di Siborongborong. Diharapkan bisa menyentuh aparat hukum yang diduga selama ini tutup mata terhadap kasus korupsi di daerah tersebut. Diduga sejumlah pejabat malah dijadikan 'ATM' bagi oknum tertentu.

 

Kinerja Cabang Kejaksaan Negeri Siborongborong yang wilayah tugasnya meliputi Kecamatan Siborongborong,Pagaran dan Muara mendapat sorotan. Ini terlihat dari kasus yang ditangani yang terekspos masih pidana umum yang sekitar 12 kasus selama dua minggu terakhir. Namun, keterbukaan tentang berapa pidana khusus, yang antara lain mencakup kasus korupsi, belum diungkap ke publik.

 

"Untuk dua minggu terakhir ini, kita menangani 12 kasus pidana umum, dan untuk dua tahun terakhir ini, itu sudah jumlah yang sangat banyak. Untuk itu datanglah ke kantor biar dihitung kasus pidana umum dua terakhir ini," kata Kasi Pidum Cabang Kejaksaan Negeri Siborongborong Naupal Situmorang.SH, saat ditanya jumlah kasus pidana umum yang ditangani pada dua tahun terakhir ini.

 

Sayangnya, Kasi Pidsus Cabang Kejaksaan Siborongborong Jhonson Nababan.SH, saat dikonfirmasi belum mau menjawab berapa kasus pidana khusus yang sudah ditangani pada dua tahun terakhir ini. Jhonson saat dikonfirmasi Pelita Batak, belum merespons hingga berita ini diterbitkan redaksi.

 

Begitu juga Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Siborongborong Robinson Sihombing, belum bersedia menjawab, saat dikonfirmasi Pelita Batak  melalui pesan singkat (SMS) dan Whatsap-nya seputar adanya informasi, dugaan ada pengutipan terhadap sejumlah Kepala Sekolah di tiga Kecamatan Wilayah Hukum Cabang Kejaksaan Negeri Siborongborong.

 

Informasi yang dihimpun dari lapangan, seorang anggota Komite Sekolah mengungkapkan keresahan sejumlah kepala sekolah karena tekanan dari sejumlah oknum tentang penggunaan dana sekolah. "Kita mendengar banyaknya kepala sekolah mengeluh akibat adanya tekanan," kata Liberty Nababan, tokoh masyarakat Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa 8 November 2016.

 

Gunung Siagian selaku Ketua ICW Taput berharap Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) harus melakukan evaluasi kinerja kepada setiap jaksa, termasuk Cabang Kejaksaan Negeri Siborongborong. "Informasi yang kami dengar adanya tekanan dari sejumlah oknum terhadap Kepala Sekolah dan Kepala Desa yang berada di tiga Kecamatan yakni Siborongborong,Pagaran dan Muara," ujarnya.(FH)

Komentar
Berita Terkini