Drainase Buruk, Rumah Warga Pargarutan Tapsel Terendam Banjir

Administrator Administrator
Drainase Buruk, Rumah Warga Pargarutan Tapsel Terendam Banjir
Saut Togi Ritonga
Banjir melanda Pargarutan

Tapsel (Pelita Batak) : Buruknya drainase di pemukiman warga Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan dinilai menjadi penyebab puluhan rumah warga terendam banjir, Selasa 30 Mei 2017 sore.

Hujan yang melanda kawasan kabupaten tapsel pada hari ini hanya beberapa  jam,  namun akibat buruknya Drainase yang ada di depan rumah warga tidak sanggup menampung kapasitas air, sehingga meluap ke pemukiman warga. 

Ketinggian air di depan rumah mencapai 15 Cm. Di dalam rumah, ketinggian air mencapai 10 Cm.

Pantauan wartawan, banjir juga menggenangi areal persawahan dan kolam ikan. Akibatnya, air yang berasal dari kolam itu menggenangi badan jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan antara Kota Sipirok dan Padangsidimpuan. Sejumlah kendaraan, baik yang akan datang mau pun keluar Kota Sipirok terpaksa mengantri.

Warga terlihat sibuk mengurus genangan air di dalam rumah, agar kapasitas air tidak semakin tinggi."Terpaksa harus di antisipasi, sehingga air tidak semakin tinggi akibat hujan lebat yang masih melanda di tempat ini," ujar N Harahap (34), salah seorang warga yang rumahnya digenangi air. 

Dia menjelaskan, banjir terjadi akibat luapan air dari drainase yang ada di depan rumah."Kalau hujan lebat, maka kapasitas air di dalam drainase akan tinggi sehingga meluap," ujarnya.

Sebelum banjir, hujan lebat terlebih dahulu melanda kawasan itu. Setiap hujan lebat datang, kawasan tempat tinggal mereka selalu tergenang akibat drainasenya tidak berfungsi maksimal. Dia berharap kepada pemerintah agar mengorek drainse yang ada di depan rumah warga itu.

Lain lagi pengakuan Amrin Siregar (35), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Tapsel. Dia mengatakan, akibat kejadian itu, mobil yang dikendarainya terjebak macet.

"Sudah 30 menit saya di sini, karena adanya banjir," ujarnya ketika ditemui di lokasi. Dia mengaku ingin cepat sampai ke rumah, karena sedang melaksanakan ibadah puasa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapsel, Ibrahim Lubis ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, banjir terjadi akibat air yang ada di dranise meluap, sehingga menggenangi pemukiman warga.

"Itu banjir yang biasa, karena drainse yang di depan rumah mereka tidak berfungsi maksimal," ujarnya. (Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini