Pembukaan Pesparawi Sumut 2017,

Dr RE Nainggolan : Warga Sumut Harus Arif Hadapi Tahun Politik

Administrator Administrator
Dr RE Nainggolan : Warga Sumut Harus Arif Hadapi Tahun Politik
TAp|Pelitabatak
Acara pembukaan

Medan (Pelita Batak):

Pembina Panitia Pesparawi Sumut tahun 2017, Dr RE Nainggolan MM mengajak seluruh warga Sumatera Utara arif dalam menghadapi tahun politik tahun 2018 dan tahun 2019. Menjaga kebersamaan dan tetap menjaga rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Dr RE Nainggolan saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Pesparawi Provinsi Sumut ke III tahun 2017 di komplek RRI Sumut, Senin (11/12/2017). Hadir pembina lainnua JA Ferdinandus, Kepala Dinas Perhubungan Sumut Antoni Siahaan, Anggota DPD RI Asal Sumut Parlindungan Purba, Ketua LPPD Medan Anton Panggabean, MSi, Ketua LPPD Batubara Sahala Nainggolan, Ketua LPPD Sumut Jimmy Pasaribu, Rektor UNPRI para juri serta perwakilan 14 kabupaten/kota yang turut dalam Pesparawi.

"Kita sebagai warga Sumatera Utara dalam menghadapi pergulatan politik harus arif dalam menjaga keutuhan NKRI yang berbhinneka," ujar RE Nainggolan.

Dikatakan RE Nainggolan, lewat pelaksanaan Pesparawi Sumut ini, ada tiga makna yang terkandung di dalamnya. Pertama bahwa kegiatan ini menjadi forum puji-pujian untuk menyatakan betapa agung, betapa mulianya Tuhan itu. "Lewat forum ini kita menyadari betapa besar kasih Tuhan kita. Kompetisi bukan semata untuk menang, namun untuk memupuk kecintaan kita kepada Tuhan," katanya.

Lewat puji-pujian juga merupakan kesaksia  iman kepada Tuhan yang maha agung dan maha pelindung. "Semoga lewat Pesparawi ini, orang yang belum mengenal Tuhan akan mengenal dan percaya kepada Tuhan," katanya.

Dan yang ketiga, Pesparawi menjadi bentuk aktualisasi iman. "Saat ini kita sering melihat kesalahan orang lain, tapi kita tidak pernah melihat diri kita. Bahkan orang-orang yang sudah dikategorikan golongan cerdas justru lari dari makna, mereka menjadi sumber informasi yang kerap mencemaskan kita," ujarnya.

Khususnya orang Kristen, lanjut RE Nainggolan, harus menunjukkan diri lewat penampilan. Bersaksi melalui cara hidup yang sesuai dengan Firman Tuhan.

Sebelumnya, Ketua LPPD Sumut Jimmy Pasaribu menyampaikan harapannya agar seluruh kontingen mengikuti Pesparawi dengan tetap mengandalkan Tuhan. (TAp)

Komentar
Berita Terkini