Ia mengaku terbangun setelah mendengar jeritan penumpang dilokasi kejadian dan beberapa saat bus sudah terguling masuk jurang.
"Masih, mendengar suara rem, lalu mobil terbalik di dalam jurang. Saya pastikan, kondisi badan saya tidak terbentur keras terutama kepala dengan cara melindungi kepala dengan tangan, lantas saya keluar dari jendela kaca yang sudah pecah," terangnya sambil menahan rasa sakit akibat luka lecet dibeberapa tubuhnya.
Pihak RSUD Tapsel menyebut, sampai saat ini, sebanyak 28 pasien masuk ke UGD secara hampir bersamaan dengan luka lecet, patah dan tiga diantaranya meninggal.
"Tiga meninggal, atas nama Taufik IR warga Suka Maju, Medan Johor, Ahmad Khumaidi warga Manyabar, Kabupaten Madina dan Bisma Sari Siregar warga Muara Tagor," terang James, salah seorang petugas RSUD Tapsel.
Sementara di lokasi kejadian, pihak Kepolisan dengan sigap mengatur lalu lintas dan mengamankan barang dan bus naas tersebut.(Saut Togi Ritonga)