Kedua orangtua merasa sedih, mereka hanya terlihat pasrah dengan penyakit yang diderita buah hatinya itu. Sebab, untuk biaya pengobatan tentu dibutuhkan biaya yang sangat besar.
"Sudah beberapa kali meminta bantuan ke pihak pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui dinas sosial, tapi alasan mereka selalu bertele tele dan jawabnya yang didapat selalu tidak ada uang di dinas mengenai bantuan untuk penyakit seperti itu", ujar Welki Owen Pangaribuan orang tua bayi penderita penyakit Hidrosefalus itu.
Dikatakannya, dulu pernah dibawa berobat beberapa kali ke Puskesmas dan RSUD kota Padangsidimpuan . Namun, saat itu BPJS tidak ada. Sekarang kalau anaknya sakit , hanya dibawa berobat ke RS biasa.
Diakuinya, selama ini putranya tidak pernah mendapatkan bantuan apa pun dari Pemko Padangsidimpuan dan Sudah pernah mau dibawa berobat ke salah satu rumah sakit ternama di kota Medan, namun tidak terwujud dikarenakan keterbatasan biaya.
"Kami bingung, mencari jalan keluar untuk biaya pengobatan," ujarnya dengan nada sedih.(Saut Togi Ritonga)