"Sebanyak 95 Persen Dari 248 desa kelurahan di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan sudah dialiri oleh aliran listrik," ujar Kepala Dinas Perindustrian Daerah Helmy, Sabtu 14 Oktober 2017.
Dikatakannya, sejak 2012, Pemkab Tapsel didukung pemerintah pusat telah membangun sedikitnya 19 unit pembangkit listrik di pelosok pedesaan melalui program pembangunan energi baru dan terbarukan sehingga warga di pelosok pedesaan Tapsel telah tersentuh aliran listrik dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dikelola rakyat untuk rakyat
"Ada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat dengan memanfaatkan sinar matahari. Ada juga Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) dengan memanfaatkan aliran air," terangnya.
Sedangkan, khusus Desa Lobu Tayas Kecamatan Aek Bilah, Pemkab Tapsel masih terus berupaya mencari pola yang tepat dalam mengatasi keterbatasan layanan energi listrik bagi sekitar 100 KK warga Desa yang tersebar di sedikitnya 7 dusun berjauhan.
Posisi dusun yang berpencar dan dengan penduduk hanya rata-rata 7-18 KK, ditambah jarak antar dusun yang berjauhan, membuat pihaknya sulit membuat program.
Namun demikian, ia masih terus berupaya mencari pola yang tepat agar warga di desa itu tetap bisa terlayani penerangan listriknya ke depan.(Saut Togi Ritonga)