Medan (Pelita Batak):
Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov Pertina) Sumatera Utara memberangkatkan Tim Sumut Goes to Golden Glove Championship menuju Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, Senin (12/10/2026). Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya Pertina Sumut meningkatkan jam terbang atlet sekaligus menguji kemampuan petinju daerah dalam persaingan internasional.
Ketua Pengprov Pertina Sumut, Sabam Parulian Manalu, SE., MAP, didampingi Ketua Pengkot Pertina Medan, Adol F. Rumaijuk, STP., MMA, menyampaikan motivasi dan dukungan kepada para atlet sebelum bertolak mengikuti kejuaraan tersebut.
Sabam mengatakan, pengiriman atlet ke Malaysia bukan sekadar untuk mengejar kemenangan dan medali, melainkan juga sebagai langkah strategis dalam membangun kualitas petinju Sumatera Utara agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Menurutnya, pengalaman bertanding menghadapi lawan dari negara lain sangat penting untuk mengukur kemampuan, mental, teknik, serta kesiapan atlet dalam menghadapi kejuaraan yang lebih besar.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bertanding di luar negeri merupakan pengalaman berharga bagi atlet untuk mengukur kemampuan dan melihat sejauh mana hasil latihan selama ini. Kami ingin petinju Sumatera Utara semakin matang, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental bertanding,” ujar Sabam.
Ia menegaskan, para atlet yang diberangkatkan membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik Sumatera Utara dan Indonesia. Karena itu, ia meminta seluruh anggota tim tetap disiplin, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kejuaraan.
“Jangan pernah takut menghadapi lawan. Bertandinglah dengan percaya diri, keluarkan kemampuan terbaik, dan tetap fokus pada instruksi pelatih. Menang adalah target, tetapi proses untuk menjadi atlet yang tangguh, disiplin, dan bermental juara juga sangat penting,” tambahnya.
Lima Atlet Perkuat Tim Sumut
Tim Sumut Goes to Golden Glove Championship diperkuat lima petinju, yakni Iqbal Rasoki Simatupang, Duta Fadillah Simatupang, Danil Limbong, Rejeki Manalu, dan Wahyudi Sihotang.
Mereka didampingi dua pelatih, Togap Marbun dan Anhar Syahtua Harahap, serta Sekretaris Umum Pengprov Pertina Sumut, Sahat Halomoan Nasution, yang turut mendukung kelancaran perjalanan dan keikutsertaan tim dalam kejuaraan tersebut.
Pengiriman lima atlet ini menjadi bagian dari komitmen pembinaan Pertina Sumut untuk memberikan kesempatan kepada petinju mendapatkan pengalaman bertanding yang lebih luas. Dengan menghadapi lawan-lawan dari luar negeri, atlet diharapkan dapat mengenali kelebihan dan kekurangan masing-masing sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas latihan.
Adol F. Rumaijuk: Atlet Harus Berani Mengambil Kesempatan
Sementara itu, Ketua Pengkot Pertina Medan, Adol F. Rumaijuk, STP., MMA, menyampaikan bahwa kesempatan mengikuti kejuaraan internasional harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi perkembangan tinju Sumatera Utara.
Menurut Adol, pembinaan atlet tidak cukup hanya melalui latihan rutin di sasana. Atlet juga membutuhkan kesempatan bertanding secara langsung untuk membangun kepercayaan diri, mengasah strategi, serta melatih kemampuan mengambil keputusan di atas ring.
“Seorang petinju tidak bisa hanya mengandalkan latihan. Ia harus berani menghadapi lawan yang berbeda, merasakan atmosfer pertandingan, dan belajar dari setiap ronde yang dijalani. Pengalaman seperti inilah yang akan membentuk mental dan karakter seorang juara,” ungkap Adol.
Ia berharap kelima atlet dapat memanfaatkan kejuaraan ini untuk menunjukkan hasil pembinaan yang telah dijalani, sekaligus membawa pulang pengalaman berharga yang bisa dibagikan kepada rekan-rekan atlet lainnya di Sumatera Utara.
Adol juga menekankan pentingnya kekompakan antara atlet, pelatih, dan pengurus. Menurutnya, prestasi tidak lahir dari kerja individu semata, tetapi merupakan hasil dari latihan yang konsisten, pendampingan pelatih, dukungan organisasi, dan kemauan atlet untuk terus berkembang.
“Berangkatlah dengan tekad kuat, bertandinglah dengan penuh keberanian, dan pulanglah dengan membawa pengalaman yang membuat kalian lebih baik. Jangan cepat puas dengan kemampuan hari ini karena perjalanan menuju prestasi yang lebih tinggi masih panjang,” pesannya.
Melalui partisipasi dalam Golden Glove Championship di Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, Pertina Sumut berharap para petinju memperoleh tambahan pengalaman internasional sebagai bekal menghadapi agenda kompetisi berikutnya.
Bagi Pertina Sumut, pembinaan yang berkelanjutan dan keberanian memberikan kesempatan bertanding menjadi langkah penting untuk mempersiapkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.(*)