Siapa Difo Rafael, Mahasiswa USTB yang Tewas Usai Jatuh dari Gedung UNPRI?

Administrator Administrator
Siapa Difo Rafael, Mahasiswa USTB yang Tewas Usai Jatuh dari Gedung UNPRI?
Ist | Pelita Batak

Medan (Pelita Batak):

Sosok pria yang tewas setelah jatuh dari gedung Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Jalan Sampul, Medan Petisah, akhirnya terungkap. Ia bukan mahasiswa UNPRI seperti informasi awal yang beredar, melainkan mahasiswa perguruan tinggi swasta lainnya di Kota Medan.

Pria tersebut diketahui bernama Difo Rafael Andika Girsang. Berdasarkan keterangan pihak UNPRI, Difo merupakan mahasiswa Program Studi Informatika, Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Satya Terra Bhinneka (USTB).

Informasi tersebut disampaikan Kepala Humas UNPRI Devi Marlin setelah pihak kampus melakukan penelusuran terhadap identitas korban. Sebelumnya, pada Rabu (7/10/2026) malam, beredar informasi bahwa korban merupakan mahasiswa baru UNPRI.

Namun, pihak UNPRI kemudian memastikan informasi tersebut tidak benar.

Mahasiswa Informatika USTB

Difo tercatat sebagai mahasiswa Universitas Satya Terra Bhinneka yang berlokasi di Jalan Sunggal Gang Bakul, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

USTB sendiri memiliki Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer dengan Program Studi S1 Informatika. Kampus tersebut mengembangkan pendidikan dengan penekanan pada lingkungan belajar yang inklusif, berkelanjutan dan multikultural.

Meski identitas dan perguruan tingginya telah diketahui, informasi mengenai kehidupan pribadi Difo sejauh ini belum banyak terungkap ke publik. Belum ada keterangan resmi mengenai usia, semester kuliah, aktivitas organisasi, maupun latar belakang keluarga korban.

Karena itu, informasi yang beredar di media sosial mengenai kehidupan pribadi korban perlu disikapi secara hati-hati dan tidak semestinya dijadikan fakta sebelum mendapatkan konfirmasi dari keluarga atau pihak berwenang.

Datang Sendirian ke Gedung UNPRI

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Polisi menyebut Difo datang ke gedung UNPRI seorang diri. Kapolsek Medan Baru Kompol Bambang G Hutabarat mengatakan polisi masih menganalisis rekaman kamera pengawas untuk mengetahui secara utuh kronologi sebelum korban jatuh.

“Kalau lihat hasil sementara di CCTV datang sendiri. Namun, ini lagi kami pelajari CCTV-nya,” kata Bambang kepada detikSumut, Kamis (8/10/2026).

Polisi juga masih mengurutkan rekaman CCTV di sejumlah titik untuk mengetahui pergerakan korban sejak tiba di kampus hingga berada di lantai 22.

Langkah tersebut penting karena sampai saat ini penyebab pasti Difo berada di gedung UNPRI dan rangkaian kejadian sebelum dirinya jatuh masih dalam penyelidikan.

Sempat Mendapat Pertolongan

Setelah terjatuh, korban ditemukan di area lantai 10 gedung UNPRI.

Pihak kampus kemudian memberikan pertolongan dan menghubungi rumah sakit terdekat setelah melihat korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Difo selanjutnya dibawa ke RSU Royal Prima untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Kepala Humas UNPRI Devi Marlin membenarkan bahwa pihak kampus segera menghubungi rumah sakit setelah menemukan korban.

Keluarga Disebut Menyampaikan Kondisi Depresi

Dalam keterangan kepada media, pihak UNPRI menyebut keluarga korban menyampaikan bahwa Difo sedang mengalami depresi berat.

Namun, keterangan tersebut merupakan informasi yang disampaikan pihak keluarga melalui pihak UNPRI dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kejadian.

Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV. Motif atau alasan Difo berada di gedung UNPRI hingga akhirnya jatuh dari gedung tersebut belum diumumkan secara resmi.

Bukan Mahasiswa UNPRI

Kasus ini sekaligus meluruskan informasi awal yang sempat berkembang di masyarakat.

Pada malam kejadian, korban sempat disebut sebagai mahasiswa baru UNPRI. Informasi tersebut muncul ketika proses evakuasi dan penanganan korban berlangsung.

Namun setelah identitas diperiksa, korban diketahui merupakan mahasiswa USTB.

Pihak UNPRI menegaskan bahwa Difo bukan mahasiswa UNPRI. Polisi juga membenarkan bahwa korban bukan mahasiswa kampus tersebut.

Hingga Kamis (8/10/2026), kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Pemeriksaan CCTV menjadi salah satu langkah untuk menyusun kronologi secara lengkap dan memastikan apa yang terjadi sebelum korban ditemukan di area lantai 10.

Dengan demikian, sosok Difo Rafael Andika Girsang yang diketahui publik saat ini adalah seorang mahasiswa Informatika USTB yang menjadi korban dalam peristiwa tragis di gedung UNPRI. Sementara detail mengenai kehidupan pribadi, latar belakang keluarga dan penyebab pasti kejadian masih menunggu keterangan resmi lebih lanjut.(*)

Komentar
Berita Terkini