Jakarta (Pelita Batak):
Hong Kong Tourism Board (HKTB) dengan bangga mengumumkan kolaborasi keduanya bersama Nada Puspita, salah satu brand modest fashion ternama Indonesia. Melanjutkan kesuksesan kolaborasi sebelumnya pada 2024, kampanye terbaru bertajuk “INTERTWINED” menampilkan beragam pengalaman yang dapat ditemukan di Hong Kong, mulai dari budaya dan kuliner hingga seni dan kawasan lokal, sekaligus mengajak wisatawan Indonesia untuk melihat Hong Kong dari perspektif yang berbeda.
Mengusung tema “From Hong Kong, with LOVE”, INTERTWINED melanjutkan kisah dari kampanye sebelumnya, Postcard from Hong Kong. Kali ini, sebuah kartu pos menjadi awal dari perjalanan yang dipenuhi berbagai penemuan tak terduga, membawa audiens menjelajahi Hong Kong bersama Indah Nada Puspita (@indahnadapuspita) dan Zyta Delia Rahma (@zytadeliarahma).
“INTERTWINED”: Membawa Koleksi Nada Puspita Menjelajahi Hong Kong
Setelah kolaborasi pertama pada 2024, INTERTWINED kembali mempertemukan Nada Puspita dengan Hong Kong, kota yang menyimpan ribuan momen dan memori tak terlupakan. Dari situlah INTERTWINED menemukan maknanya, tentang berbagai kenangan yang terus terhubung dan terjalin, menghadirkan cerita baru dari perjalanan yang sama.
Makna tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam desain melalui permainan garis yang berulang, bertemu, dan saling terjalin dengan monogram Nada Puspita, membentuk komposisi yang menjadi karakter utama koleksi. INTERTWINED hadir dalam rangkaian apparel, scarf berbahan light voile yang nyaman dikenakan, serta Intertwined Multiway Satin Scarf yang dapat dikreasikan dalam berbagai gaya.
Dalam kampanye ini, Nada Puspita membawa koleksi INTERTWINED menjelajahi Hong Kong, dengan berbagai sudut kota sebagai latar yang menampilkan koleksi tersebut dalam beragam suasana dan lanskap kota yang khas. Indah Nada Puspita dan Zyta Delia Rahma memulai perjalanan di Blue House, Wan Chai, yang dikenal dengan fasad birunya yang ikonis, serta Art Lane di Sai Ying Pun, tempat karya seni jalanan penuh warna menghadirkan sentuhan kreatif di kawasan tersebut.
Perjalanan berlanjut ke Central, kawasan tempat sejarah, budaya, dan kehidupan urban modern berpadu. Di sini, keduanya menjelajahi Pottinger Street, menaiki Central-Mid-Levels Escalators, serta mengunjungi Jamia Mosque, masjid tertua di Hong Kong sekaligus salah satu landmark penting bagi komunitas Muslim di kota ini.
Eksplorasi mereka juga berlanjut ke berbagai sudut fotogenik lainnya di Hong Kong, mulai dari Jimmy Bridge, Harbour Station, dan Kai Chiu Road hingga Ma Wan 1868. Setiap lokasi menghadirkan perpaduan berbeda antara lanskap urban, arsitektur, dan budaya lokal, yang memperlihatkan beragam sisi Hong Kong.
Indah Nada Puspita, Founder & Creative Director Nada Puspita, mengatakan, “Kolaborasi kedua ini memberikan kami kesempatan untuk mengenal Hong Kong lebih dalam, sekaligus berbagi pengalaman tersebut bersama sahabat dekat. Saya sudah beberapa kali mengunjungi Hong Kong, tetapi perjalanan kali ini membawa saya ke tempat-tempat yang belum pernah saya eksplorasi sebelumnya, seperti Blue House dan Harbour Station. Saya juga sangat menikmati pengalaman pertama kali menyantap hotpot halal di Hong Kong bersama Zyta. Berbagai pengalaman ini memberikan saya perspektif baru terhadap kota yang sebenarnya sudah cukup familiar bagi saya.”
Menjelajahi Hong Kong Melalui Cita Rasa dan Pengalaman Lokal
Bagi wisatawan Muslim Indonesia, perjalanan ini juga menunjukkan bagaimana Hong Kong kini semakin mudah dan nyaman untuk dijelajahi, didukung oleh semakin beragamnya fasilitas ramah Muslim dan pilihan kuliner halal di berbagai penjuru kota.
Dalam perjalanan ini, Nada Puspita turut mengeksplorasi beragam pengalaman kuliner Hong Kong, mulai dari menikmati suasana khas cha chaan teng tradisional di Chrisly Café, Tsim Sha Tsui, menikmati secangkir kopi di Marouf Coffee, hingga bersantap di Little Sheep Village Hot Pot dan mencicipi kukis dari Cookies Quartet. Berbagai pengalaman ini menunjukkan bagaimana kuliner menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keseharian sekaligus pengalaman berwisata di Hong Kong.
Hong Kong Perkuat Posisi sebagai Destinasi Ramah Muslim
Kolaborasi kedua HKTB bersama Nada Puspita hadir seiring dengan upaya Hong Kong untuk terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi ramah Muslim terkemuka di dunia.
Pada Halal in Travel Awards 2026, Hong Kong berhasil meraih peringkat kedua dalam kategori Muslim-friendly Destination of the Year (Non-Organisation of Islamic Cooperation/Non-OIC), naik dari peringkat ketiga pada tahun sebelumnya. Hong Kong juga mempertahankan posisi pertama dalam kategori Muslim-friendly Accessible Travel Destination (Non-OIC) serta peringkat kedua dalam kategori Muslim Women Friendly Travel Destination (Non-OIC).
Pengakuan ini didukung oleh semakin banyaknya fasilitas dan layanan yang tersedia bagi wisatawan Muslim di seluruh kota. Saat ini, Hong Kong memiliki hampir 290 fasilitas dan usaha ramah Muslim, termasuk 222 restoran bersertifikasi halal dan milik Muslim, serta 61 hotel berperingkat CrescentRating.
Upaya HKTB dalam menjangkau wisatawan Muslim juga mendapatkan pengakuan melalui kampanye “Jelajah Hong Kong”, yang meraih penghargaan Halal Travel Marketing Campaign of the Year. Di Indonesia, kampanye ini semakin diperkuat melalui peluncuran panduan wisata Muslim Jelajah Hong Kong dalam Bahasa Indonesia serta kolaborasi bersama berbagai KOL Muslim dari beragam kategori untuk memperkenalkan pilihan pengalaman ramah Muslim yang tersedia di Hong Kong.
Liew Chian Jia, Regional Director of Southeast Asia, Hong Kong Tourism Board, mengatakan, “Indonesia tetap menjadi salah satu pasar penting bagi Hong Kong, khususnya segmen wisatawan Muslim. Melanjutkan kolaborasi pertama kami bersama Nada Puspita, kami meneruskan kemitraan ini untuk memperkuat hubungan dengan wisatawan Indonesia dan mendorong semakin banyak wisatawan Muslim untuk merasakan pengalaman berwisata di Hong Kong. Kolaborasi ini menampilkan beragam pengalaman, mulai dari budaya dan kuliner hingga sudut-sudut kota yang penuh warna serta pilihan fasilitas ramah Muslim yang terus berkembang. Seiring Hong Kong terus memperkuat posisinya sebagai destinasi ramah Muslim, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak wisatawan Indonesia untuk menemukan pengalaman unik yang hanya dapat ditemukan di Hong Kong dan menciptakan pengalaman mereka sendiri di kota ini.”
Semua Cerita Berpadu di Hong Kong
Melalui kampanye ini, HKTB dan Nada Puspita mengajak wisatawan Indonesia untuk mengunjungi Hong Kong dan menemukan cerita mereka sendiri di sepanjang perjalanan. Mulai dari warna, cita rasa, dan budaya hingga berbagai momen sederhana yang ditemui selama menjelajahi kota, setiap pengalaman dapat saling terjalin menjadi bagian dari sebuah kisah yang tak terlupakan yang hanya ada di Hong Kong.
(*)