Gagal Penuhi Target Pemerintahan, Seluruh Anggota Kabinet Guinea Ekuatorial Mengundurkan Diri

Administrator Administrator
Gagal Penuhi Target Pemerintahan, Seluruh Anggota Kabinet Guinea Ekuatorial Mengundurkan Diri
Int | Pelita Batak

Malabo (Pelita Batak):

Seluruh anggota kabinet pemerintahan Guinea Ekuatorial dilaporkan mengundurkan diri secara serentak setelah dinilai gagal memenuhi target pembangunan dan program pemerintah. Pengunduran diri massal tersebut terjadi setelah Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo menyatakan ketidakpuasannya terhadap kinerja kabinet yang hanya mampu merealisasikan sekitar 10 persen dari sasaran yang telah ditetapkan.

Perdana Menteri Manuel Osa Nsue Nsua disebut telah menyerahkan surat pengunduran diri seluruh menteri kepada Presiden Obiang. Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban atas rendahnya capaian program pemerintah yang dinilai jauh dari target.

Sejumlah persoalan menjadi penyebab utama kegagalan tersebut, mulai dari dugaan praktik korupsi, lambatnya pelaksanaan proyek pembangunan, hingga tidak tercapainya upaya diversifikasi ekonomi yang selama ini masih bergantung pada sektor minyak dan gas. Kondisi itu memicu ketidakpuasan pemerintah terhadap kinerja para menteri.

Pengunduran diri serentak seluruh kabinet ini menjadi peristiwa yang jarang terjadi dan menimbulkan guncangan politik di negara Afrika Tengah tersebut. Presiden Teodoro Obiang diperkirakan akan segera membentuk susunan kabinet baru guna mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Guinea Ekuatorial merupakan salah satu negara penghasil minyak utama di Afrika, namun dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan ekonomi dan tuntutan reformasi tata kelola pemerintahan. Penggantian total jajaran kabinet diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemerintahan dalam mencapai target pembangunan nasional. (Int)

Komentar
Berita Terkini