Dua Petinju Pertina Sumut Tembus Final Malaysian Golden Glove Championship 2026, Sabam Manalu Minta Doa dan Dukungan Warga Sumut

Administrator Administrator
Dua Petinju Pertina Sumut Tembus Final Malaysian Golden Glove Championship 2026, Sabam Manalu Minta Doa dan Dukungan Warga Sumut
Ist | Pelita Batak
Kontingen Pertina Sumut mengikuti Malaysian Golden Glove Championship 2026

Malaysia (Pelita Batak):

Kontingen tinju Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Malaysian Golden Glove Championship 2026. Dua petinju binaan Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Sumatera Utara berhasil memastikan tempat di partai final setelah melewati pertarungan sengit melawan petinju tuan rumah dan atlet Angkatan Tentera Malaysia (ATM).

Dua petinju tersebut adalah Wahyudi Sihotang dan Duta Fadillah Simatupang. Keduanya akan berjuang membawa nama Sumatera Utara sekaligus Indonesia dalam partai puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam di N95 Sport Center, Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi Pertina Sumut dalam upaya meningkatkan jam terbang, mental bertanding, serta kualitas atlet melalui kompetisi internasional.

Duta Fadillah Simatupang Tampil Meyakinkan


Duta Fadillah Simatupang memastikan tiket final setelah melewati tiga pertandingan dengan hasil impresif.

Pada babak penyisihan, Duta menunjukkan ketajamannya dengan menghentikan perlawanan petinju tuan rumah melalui kemenangan Referee Stops Contest (RSC) pada ronde pertama, tepatnya menit ke-2.

Performa positif tersebut berlanjut pada babak perempat final. Duta berhasil mengatasi perlawanan petinju Perlis dengan kemenangan angka telak 3-0.

Ujian lebih berat dihadapinya pada semifinal ketika berjumpa petinju dari Angkatan Tentera Malaysia. Dalam pertarungan yang berlangsung ketat, Duta mampu menjaga fokus dan akhirnya menang dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut mengantarkan Duta ke partai final untuk menghadapi Jaiven Rames, petinju asal Penang.

Jaiven juga melangkah ke final setelah menundukkan petinju ATM B dengan kemenangan angka 2-1.

Pertemuan Duta dan Jaiven diprediksi menjadi salah satu pertandingan menarik pada malam final. Kedua petinju sama-sama memperlihatkan kemampuan untuk mengatasi lawan tangguh, termasuk petinju unggulan tuan rumah.

Wahyudi Sihotang Juga Siap Berjuang di Final

Sebelumnya, Wahyudi Sihotang juga memastikan tempat di partai puncak setelah menaklukkan petinju asal Kelantan pada semifinal dengan kemenangan angka 4-1.

Perjalanan Wahyudi menuju final tidak kalah mengesankan. Pada babak perempat final, petinju asal Sumatera Utara tersebut berhasil mengalahkan petinju dari Angkatan Tentera Malaysia dengan kemenangan angka telak 5-0.

Hasil tersebut menunjukkan konsistensi Wahyudi dalam menghadapi lawan-lawan yang memiliki kemampuan dan pengalaman bertanding.

Dengan keberhasilan Wahyudi dan Duta, Pertina Sumut kini memiliki dua wakil di partai final. Keduanya diharapkan mampu menuntaskan perjuangan dengan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Sumatera Utara dan Indonesia di tingkat internasional.

Sabam Manalu: Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat Sumut

Ketua Pengprov Pertina Sumatera Utara, Sabam Parulian Manalu, SE., MAP, menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan semangat juang para atlet yang berhasil menembus final.

Menurutnya, keberhasilan dua petinju Sumut mencapai partai puncak merupakan hasil dari kerja keras atlet, keseriusan pelatih, serta komitmen Pertina Sumut dalam memberikan kesempatan kepada petinju daerah untuk memperoleh pengalaman bertanding di luar negeri.

Sabam berharap kedua atlet dapat tampil maksimal, menjaga konsentrasi, dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka pada pertandingan final.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk memberikan dukungan moral dan doa bagi perjuangan tim tinju Sumut.

"Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Sumatera Utara agar Wahyudi Sihotang dan Duta Fadillah Simatupang dapat bertanding dengan baik, menjaga kesehatan, diberikan kekuatan, serta meraih hasil terbaik pada partai final," ujar Sabam.

Ia menegaskan, keikutsertaan atlet Sumut dalam kejuaraan internasional bukan semata-mata mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing petinju Sumatera Utara.

"Kami berharap kedua atlet tetap percaya diri, tidak gentar menghadapi lawan, dan bertanding dengan semangat sportivitas. Mereka sudah berjuang sampai final. Sekarang kita berharap perjuangan itu dapat dituntaskan dengan prestasi yang membanggakan," lanjutnya.

Didampingi Tim Pelatih dan Sekum Pertina Sumut

Selama mengikuti kejuaraan di Malaysia, tim tinju Sumatera Utara didampingi pelatih Anhar Syahtua Harahap dan Togap Marbun, serta Sekretaris Umum Pertina Sumatera Utara, Sahat Nasution.

Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet, baik dari sisi teknis, strategi pertandingan, maupun kesiapan mental menghadapi lawan pada setiap babak.

Partai final yang berlangsung Sabtu malam di N95 Sport Center, Port Dickson, akan menjadi kesempatan bagi Wahyudi dan Duta untuk membuktikan hasil latihan dan pengalaman yang telah mereka peroleh.

Bagi Pertina Sumut, keberhasilan menempatkan dua atlet di final merupakan modal positif bagi pembinaan tinju ke depan. Hasil pertandingan nanti diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Sumatera Utara lainnya untuk terus berlatih, berprestasi, dan berani bersaing di tingkat internasional.

Kini, perjuangan Wahyudi Sihotang dan Duta Fadillah Simatupang memasuki babak penentuan. Dukungan dan doa masyarakat Sumatera Utara diharapkan menjadi penyemangat bagi keduanya untuk memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi Sumut dan Indonesia.(*)

Komentar
Berita Terkini