PLTMH Dibangun di Silangkitang Tambiski SD Hole

Administrator Administrator
PLTMH Dibangun di Silangkitang Tambiski SD Hole
Saut Togi Ritonga
Peletakan batu pertama

Tapsel (Pelita Batak) : Masyarakat Desa Silakkitang Tambiski, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapsel pantas bersyukur, dengan hadirnya program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) bagi 150 KK di desa itu.

Pembangunan PLTMH dengan biaya sekitar Rp4,8 miliar tersebut, diyakini mampu memberikan subsidi langsung pada masyarakat sekitar.

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu SH mengajak masyarakat agar mendukung pembangunan PLTMH, karena program itu merupakan hasil perjuangan yang tidak segampang membalikkan tangan, sehingga bisa mendarat di Tapsel. 

"Patut kita syukuri, pembangkit ini dibangun untuk kita. Mari kita dukung. Tetaplah jaga kebersamaan, kekompakan dan terpenting jaga kelestarian hutan," ungkapnya pada peletakan batu pertama pembangunan PLTMH tersebut, Minggu 6 Agustus 2017.

Bupati mengatakan kelangsungan dari pembangkit nantinya tergantung dari masyarakat itu sendiri. Sebab, pasokan air menuju pembangkit harus terjaga dan terpelihara dengan baik sehingga tenaga listrik yang dihasilkannya bisa terus dinikmati sepanjang masa.

"Nyawa atau kelangsungan dari PLTMH yang kita bangun saat ini ada pada kita semua, pada masyarakat Silakkitang Tambiski sendiri. Harapan saya, jaga dan pelihara kelestarian hutan, agar pasokan listrik tidak terganggu nantinya," pesannya.

Diutarakan, kepada Kepala Desa dan BPD perlu juga nantinya membuat Peraturan Desa (Perdes) untuk menjaga wilayah tangkapan air (casmen area) untuk pembangkit tersebut.

"Namun yang jelas, selain berpotensi mematikan air menuju pembangkit listrik, menebangi hutan juga tidak dibenarkan dan ada hukumannya. Maka dari itu, kita jaga kelestarian hutan demi anak cucu kita kelak," sebutnya mengajak masyarakat.

Sementara Kepala Desa Silakkitang Tambiski Irwan Desember mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih pada pemerintah atas hadirnya program pembangunan PLTMH di wilayah itu.

Sementara itu Kadis Perindustrian Helmi menjelaskan, pembangkit tersebut akan mengaliri sekitar 160 rumah warga ditambah fasilitas umum. Dimana, panjang jaringan diperkirakan mencapai 12 km.

"Ini merupakan yang terbesar di Tapsel yaitu 50 KW. Dan disini kita memakai Tegangan Menengah (TM), dilanjutkan Tegangan Rendah (TR). Sedangkan debit air yang dibutuhkan minimal 450 liter per detik, dengan heat 30 dan panjang pipa 200 meter," terangnya.

Hadir pada peletakan batu pertama pembangunan PLTMH tersebut, Kadis Perindustrian Helmi, Kadis Kominfo Ridwan Sakti, Plt Kadis PU PR Khairul Rizal, Plt Kadisnaker Amros Karangmatua.

Kemudian Kadis Pertanian Bismark Muaratua, Sekretaris BKD M Ilham, Sekretaris Disna Sosial Ahmad Akbar Tanjung, Kabag Humas Porang Pane, Camat SDH, dan unsur Muspika Kecamatan SDH, dan juga masyarakat setempat. (Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini