PIKI Sumut Apresiasi Pertemuan Jokowi dengan Dr RE Nainggolan

Pola Komunikasi Nonformal Akan Tingkatkan Posisi Tawar Sumut
Administrator Administrator
PIKI Sumut Apresiasi Pertemuan Jokowi dengan Dr RE Nainggolan
ist|PelitaBatak
Presiden RI Joko Widodo dan Dr. RE Nainggolan, MM dalam sebuah kesempatan pertemuan baru-baru ini di Istana Merdeka Jakarta
Medan (Pelita Batak) :
Dewan Pimpinan Daerah PIKI Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi khusus pertemuan tokoh masyarakat Sumut Dr. RE Nainggolan, MM dengan Presiden RI Joko Widodo yang pada saat bersamaan Jokowi juga melakukan pertemuan dengan Ulama Jamiyah Batak Muslim Indonesia tentang pengusulan perubahan nama bandara Silangit menjadi bandara Raja Sisingmangarja XII.

"Apa yang dilakukan oleh JBMI dan Dr. RE Nainggolan ini merupakan sesuatu yang sangat positif bagi Sumatera Utara," tegas Para pengurus DPD PIKI Sumut, seperti Ketua DPD PIKI John Eron Lumban Gaol, SE, Sekretaris Jadi Pane, S.Pd, dan Bendahara Umum Delphi Masdiana Ujung, SH, M.Si di Kantor Sekretariat DPD PIKI Sumut, Kamis (17/08/2017).

Secara khusus, John Eron memberikan apresiasi khusus Jokowi bisa bertemu dengan tokoh masyarakat Sumut Dr. RE Nainggolan. Pertemuan ini sebagaimana yang diterjemahkan John Eron bisa meningkatkan akses dan "bargaining posision" Sumatera Utara ke pusat.

Kelemahan kita selama ini sebagaimana yang dikatakan oleh Jon Eron adalah akses kita ke pusat sangat sulit mengakibatkan "bargaining posision" Sumut sangat lemah.

"Untuk itu, kedepan pola komunikasi ini harus diperbaiki dimana mobilisasi tokoh kita seperti yang ditunjukkan oleh DR. RE Nainggolan bisa dilakukan karena secara otomatis Presiden akan langsung ingat Provinsi Sumut yang sangat kaya akan SDA ini," tegas John Eron Lumbangaol, SE lagi.

Kita sangat yakin, dalam perbincangan pribadi Dr RE Nainggolan dengan Jokowi, Pak RE pasti membawa aspirasi dan kehendak umum masyarakat Sumut, minimal Pak RE pasti membisikkan supaya pak Presiden memperhatikan Sumut," tegas John Eron.

John Eron sangat mengharapkan Sumut ini bisa jadi salah satu icon keberhasilan pembangunan nasional. Agar sampai ke arah sana tentu, tentu butuh dukungan pusat dalam "support dana" dan juga regulasi yang sangat menguntungkan.

Jelasnya lagi, kedepan tokoh-tokoh kita dari Sumut kita harapkan bisa punya akses langsung ke pusat untuk meningkatkan posisi tawar Sumut kita ini, tegas John Eron lagi. 

Sekretaris DPD PIKI Jadi Pane, S.Pd juga mengatakan hal yang sama, pertemuan pak RE dengan Jokowi merupakan pertemuan yang sangat monumental karena dengan adanya pertemuan ini Sumut bisa meningkatkan posisi tawar dalam hal pembiayaan pembangunan.

Kita sangat mengharapkan pembangunan yang kita jalankan adalah pembangunan yang fokus pada infrastrukutur sebagaimana yang dilakukan Jokowi. "Dengan adanya akses tokoh masyarakat Sumut seperti Pak RE tentu nilai posisi tawar kita bisa naik," tegas Jadi Pane lagi.

Sementara analis Komunikasi Politik dari FISIP Universitas HKBP Nommensen (UHN) Jonson Rajagukguk, S. Sos, SE, M.AP mengatakan, pertemuan antara Jokowi dengan Dr. RE Nainggolan dalam rangka silaturahmi bersama JBMI kita harapkan bisa meningkatkan nilai tawar untuk membangun Sumut melalui "support dana" APBN.

"Bahkan kemungkinan bagi hasil perkebunan bisa kita lakukan kalau komunikasinya cukup baik (kekuatan lobby)," tambah Jonson Rajagukguk lagi.

Apa yang dilakukan oleh Dr RE nainggolan merupakan bentuk Pola komunikasi ini yang sangat ampuh karena secara tidak langsung Presiden akan ingat nama Sumatera Utara  jika terus diingatkan oleh tokoh Sumut yang punya akses dengan Presiden.

 
Komentar
Berita Terkini