Harapan dan Doa Mendalam Paulus Sinambela di Hari Jadi ke-84 Buya Syekh Ali Akbar Marbun

Administrator Administrator
Harapan dan Doa Mendalam Paulus Sinambela di Hari Jadi ke-84 Buya Syekh Ali Akbar Marbun
Ist | Pelita Batak
Syekh Ali Akbar Marbun dan Paulus Sinambela.

Medan (Pelita Batak):

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Sisingamangaraja XII (DPP AMS XII), Paulus Sinambela, menghadiri langsung acara syukuran milad ke-84 tokoh ulama kharismatik sekaligus sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Utara, Syekh K.H. Ali Akbar Marbun, pada Minggu (17/5/2026).

Kehadiran Paulus Sinambela secara khusus bertujuan untuk menyampaikan ucapan selamat dan doa mendalam kepada Pengasuh Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan tersebut.

Bagi keluarga besar DPP AMS XII, sosok ulama yang akrab disapa Buya ini memiliki kedekatan emosional yang sangat erat karena ia juga mengemban amanah penting sebagai Penasehat utama di dalam kepengurusan organisasi.

Menurut Paulus, rekam jejak dan keteladanan yang ditunjukkan oleh Buya Syekh Ali Akbar Marbun selama ini senantiasa menjadi berkah serta inspirasi yang sangat berharga bagi kemaslahatan masyarakat luas, khususnya dalam menjaga keharmonisan di Sumatera Utara.

" Selamat milad yang ke-84 kepada Buya Syekh Ali Akbar Marbun. Kita doakan bersama agar Buya senantiasa diberikan kesehatan yang paripurna, kekuatan, serta umur yang panjang dalam limpahan kebaikan, penuh keberkahan, serta terus menginspirasi dan membina kita semua," ujar Paulus Sinambela dengan takzim.

Acara syukuran yang digelar secara sederhana namun penuh kekhidmatan di Kota Medan ini turut dihadiri oleh sejumlah ulama terkemuka, tokoh masyarakat, serta kerabat dekat. Di antaranya tampak hadir Ustadz Dr. Amhar Nasution dan Ustadz Zulfikar, yang dalam penyampaiannya senada mengagumi konsistensi Buya dalam merajut persatuan umat sekaligus memancarkan ketenangan di tengah masyarakat melalui dunia pesantren.

Suasana penuh kehangatan yang juga dihadiri oleh Ustadz Syafi'i tersebut kemudian diakhiri dengan prosesi pemotongan kue sebagai wujud rasa syukur yang mendalam atas berkah usia yang telah diberikan.

Momentum berharga tersebut lalu ditutup dengan sesi doa bersama demi keselamatan, kesehatan, serta keberkahan sang ulama kharismatik kebanggaan Sumatera Utara tersebut.(*)

Komentar
Berita Terkini