Infrastruktur yang mengalami kerusakan terdiri dari mesjid 58 unit, meunasah (mushola) 88 unit, rumah warga 11.378, ruko 109, kantor desa 5 Unit, jalan lingkungan 14.800 meter, jembatan desa 50 unit, kantor pemerintahan 4, sekolah 33.
Kondisi psikologis pengungsi saat ini mengalami gangguan sehingga membuat mereka tidak mau tinggal di rumah lantaran masih terjadi gempa susulan. Untuk itu perlu adanya penanganan khusus agar tidak mengalami trauma yang berkepanjangan.
Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia beserta seluruh civitas GMKI se-Indonesia menyampaikan turut berdukacita atas terjadinya gempa bumi di Pidie Jaya dan Bireun, Aceh. GMKI telah dan akan melakukan penggalangan dana di seluruh cabang di Indonesia serta mengumpulkan donasi melalui rekening pada Bank Mandiri dengan nomor rekening 1220005099901 atas nama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia.
Bagi yang ingin membantu dapat mengirimkan bantuan ke rekening di atas. Untuk setiap transfer, agar memudahkan untuk pengecekan, ditambahkan 712. Misal, bantuan 1.000.000, ditransfer 1.000.712.
GMKI juga sudah mengirimkan Tim Relawan dan Penyalur Bantuan ke Pidie, yang dipimpin oleh Koordinator Wilayah I Swangro Lumban Batu (+6281376900445). Dalam waktu dekat, GMKI akan melakukan penambahan relawan untuk menangani trauma yang berkepanjangan dari anak-anak yang ikut dalam pengungsian.
"Kiranya dukungan moril dan materiil yang kita berikan dapat meringankan kedukaan saudara-saudari kita di Pidie Jaya dan Bireun, Aceh,"kata Ketua Umum GMKI Sahat Martin Philip Sinurat dan Sekum Alan Christian Singkali dalam siaran persnya.(R2/gmki.or.id)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified