Harga Karet Anjlok, Warga Tarabintang Humbahas Lemas

Administrator Administrator
Harga Karet Anjlok, Warga Tarabintang Humbahas Lemas
Ist
Tawada Siringoringo (kiri) petani karet foto bersama wartawan Pelita Batak Abed Ritonga

Tarabintang(Pelita Batak): Selain pertanian padi, salah satu aktifitas warga Kecamatan Tarabintang Kabupaten Humbanghasundutan adalah lewat perkebunan karet. 


Para warga yang menggeluti kegiatan ini, memiliki harapan selama ini demi menambah penghasilan dalam mencukupi kehidupan keluarga sehari- hari bahkan modal yang dapat diandalkan untuk kebutuhan lain seperti kepada kebutuhan sekolah anak dan kebutuhan lainya.


Misalnya Tawada Siringoringo (42), warga Dusun Sitanduk Desa Siantar Sitanduk, salah satu pekebun sawit yang sudah 20(dua puluh) tahun lamanya. Lewat hasil penjualan karet miliknya yang harus digunakan sehari hari mencukupi keluarganya, dan walau saat ini harga anjlok tak ada harapan lain yang bisa dikumpulkanya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. 


Ia bercerita, kalau sekitar dua tahunan lalu harga karet perkilonya masih bisa dijula kepengumpul  Rp 18.000 hingga pernah sampai harga Rp 20.000 kini harga karet belakangan ini ditawar hanya Rp 6000 sampai Rp 6.500.


'

"Kalau perminggunya biasanya saya menjual rata-rata 25 Kg dan ini sudah berkurang dari dulunya rata rata 30 Kg setiap minggunya," ucapnya, Selasa 29 Januari 2019.


Pria paruh baya yang beristrikan boru Maharaja ini mengaku walau harga anjlok saat ini, namun besar harapannya hari mendatang karetnya akan kembali stabil. 


"Kalau sebenarnya jujur, kami lemas karena anjloknya harga ini. Tapi bagaimana lagi, harus sabarlah. Informasi yang kami dengar juga pemerintah sudah merencanakan kenaikanya semoga cepat lah dinaikkan," ucap ayah empat anak ini. 


Sebagaimana diketahui, baru baru ini pemerintah mengeluarkan pernyataan akan menaikkan harga karet  seperti yang dimuat di media kompas.com terbitan 25/11/2018.


Jokowi menyebutkan, Kementerian PUPR akan membeli dengan harga lebih tinggi dari pasaran yakni sekitar Rp 7.500-Rp 8.000 per kg.(Abed Ritonga)

Komentar
Berita Terkini