Nagasaribu (Pelita Batak):
ATAS berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, Alumni SMK Negeri 1 Lintongnihuta (ASNL) kunjungan kasih ke Yayasan Rehabilitasi Nagasaribu, Minggu (11/04/2021). Acara dimulai Ibadah bersama dengan kotbah yang dibawakan oleh Pdt. Daniel Manalu, MC Romauli Hutasoit dan Hosianna Hutasoit serta diiringi musik Mikael Sianturi. Tema kegiatan adalah "Menjadikan keterbatasan sebagai kekuatan", dan sub tema : "Tetapi kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kis 1: 8).
Setelah ibadah, dilanjutkan permainan (game) dipandu Herman Siregar yang diikuti oleh pengurus Yayasan, penghuni Yayasan Rehabilitasi dan juga alumni SMKN 1 Lintongnihuta.
Pemberian sembako oleh Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum alumni SMKN 1 Lintongnihuta Ridho Habel Sianturi dan Enjel Sianturi, berupa beras, telur, mie instan ke pengurus Yayasan. Alumni memberikan cendramata jam klasik yang terbuat dari kayu untuk kenang-kenangan. Cendramata diberikan atas nama seluruh BPH dan semua alumni SMKN 1 Lintongnihuta yang diwakili oleh Marnie cuit-cuit.
Alumni juga memberikan telur Paskah sebagai tanda kebangkitan Kristus membawa harapan baru. Telur Paskah dibagi langsung oleh Sekretaris Yolanda Sinaga dan seluruh anggota alumni yang ikut berpartisipasi di lokasi.
Atas kunjungan alumni SMKN 1 Lintongnihuta ke Yayasan Rehabilitasi mendapat banyak pelajaran yang berharga dimana peserta melihat "bahwa keterbatasan bisa menjadi kekuatan". Kelihatan antusias mereka dalam melaksanakan ibadah dengan semangat yang luar biasa memuji Tuhan.
Ada sebanyak 70 orang tinggal di Yayasan tersebut. Pengurus Yayasan memiliki kesabaran dan ketabahan dalam membina mereka. Sungguh luar biasa kuasa Tuhan untuk hamba-hambanya yang memiliki keterbatasan tetapi sangat antusias dalam memuji Tuhan. Dan luar biasa juga alumni mengajak mereka untuk bermain. Ketika bermain layaknya mereka tidak seperti memiliki keterbatasan karena mereka serius dan konsisten.
Alumni berharap Yayasan Rehabilitasi menjadi berkat untuk semua orang. Walaupun memiliki keterbatasan tetapi tidak lupa untuk bersyukur dan memuji Tuhan. Alumni berharap dengan peduli kasih ini, semoga alumni tetap saling mengasihi dan saling peduli kepada sesama dan tidak pernah memandang fisik untuk berbuat baik.
Senada dikatakan Penasihat ASNL Jabodetabek, Weslin Sijabat, “Mari kita belajar dari mereka, walaupun memiliki keterbatasan tetapi tidak lupa untuk bersyukur dan memuji Tuhan. Kami Alumni SMKN 1 Lintongnihuta berharap melalui peduli kasih ini, tetap saling mengasihi dan peduli sesama, tandasnya.
Saya berterimakasih kapada teman-teman semua pengurus yang sudah melakukan kegiatan ini hingga berjalan dengan baik. Saya berharap kiranya apa yang kami lakukan ini sebagai Organisai Alumni SMKN 1 Lintongnihuta dapat bermaanfaat bagi Yayasan Rehabilitasi Nagasaribu, dan dengan kegiatan ini kiranya dapat sebagai contoh buat kita, bahwa di sekitar kita masih ada yang berkekurangan atau membutuhkan bantuan yang mungkin kita miliki tapi mereka tidak memilikinya, tidak seberapa banyak akan tatapi keikhlasan hati kita untuk saling berbagi, sebagaimana dikatakan dalam Lukas 3 : 11 "Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian, David Sihombing, Koordinator Wilayah Jabodetabek.(*)