Pesan Henry Sitanggang SH ke Pejabat TPL

Administrator Administrator
Pesan Henry Sitanggang SH ke Pejabat TPL
Ist|pelitabatak
Henry Sitanggang,SH

Salam Kenal Lae!

Saya Henry Sitanggang. Hobby main seruling ketika menggembala di desaku dekat Sibeabea dimana kami membangun Patung Tuhan Jesus, tertinggi di dunia.

Keluargaku Islam semua. Saya dan satu ito saja yang Kristen karena percaya akan Kebenaran dan Kasih dari Tuhan Jesus. Profesiku Pengacara.

Sebagai mantan gembala, saya sering juga DULU mandokdak ikan di binanga karena airnya lumayan banyak yang mengalir hingga ke Danau Toba.

Dulu, ikan jahir beribu ribu datang berenang ke mulut sungai/binanga itu. Jadi gampang bagiku menangkap berapa saja yang aku mau.

Itu DULU. 

Sekarang air itu sudah nyaris mati sehingga tanah di desaku juga ada ratusan ha terlantar.

Rakyat jadi susah sehingga pergi merantau ke Sumatra Timur.

Maka jika serulingku dulu dengan lagu Pulo Samosir do asal hu....gok disi eme nang hansang nang pinahan pe rarak di dolok i.....

Sekarang serulingku berubah pun berubah ke Senandung....Oh Bagian Lapa Lapa (nada seruling kukirim nanti).

Kemana airnya binanga yang dulu malah menghancurkan ladang kami tetapi kemudian binanga nyaris kering? 

Bagaimana penjelasan ilmiahnya ..binanga dari bukit di atas Danau Toba itu jadi nyaris kering?

Tanpa CSR dulu aku lihat banyak hasil alam. Ribuan ton rotan hasilnya diambil oleh rakyat desaku. Setelah ada Indorayon...air makin surut hingga sekarang....sisa sedikit. Mimpilah jika ada banjir. Tidak akan ada lagi itu. Kami jadi miskin air. Juga miskin kehidupan. 

Postingan Lae sangat jelas bahwa ada CSR 1% dari Net Sales yang tahun lalu sekitar 15 milyar rupiah.

Bagaimana distribusinya yang adil?

Tolong berikan juga ke desaku Harianboho yang terpaksa tanahnya ratusan hektar terlantar karena kurang air. 

Saya rasa secara keadilan, CSR yg 1% itu harus dinaikkan dan dibagi rata ke seluruh Kawasan Danau Toba.

Kami juga terdampak dari berkurangnya debit air dan habisnya pakan ikan karena tidak ada lagi sungai. Waktu hutan luas, kami tidak kekurangan air dan ikan di Danau Toba.

Saya yakin, hutan Alam menghasilkan pakan ikan dan humus. Kalau kebun eucalyptus, apakah menghabiskan air? Berapa kubik air konsumsi per pohon hingga usia panen? 

Rakyat berhak tahu itu.

Terima kasih.

Salam.

Henry Sitanggang, S.H.

Komentar
Berita Terkini