Wakil Bupati Labuhanbatu Audit Kasus Stunting Di Desa Tanjung Siram

Administrator Administrator
Wakil Bupati Labuhanbatu Audit  Kasus Stunting Di Desa Tanjung Siram
Rahmat Purba |Pelitabatak
Wakil Bupati Labuhanbatu Audit Kasus Stunting Di Desa Tanjung Siram

Labuhanbatu (Pelita Batak):

Wakil Bupati Labuhanbatu Hj.Ellya Rosa Siregar,S.Pd, MM, didampingi Kaban Bappeda Hobbol Z Rangkuti, Kabid Kesmas Friska E Simanjuntak, SKM, MKM, Kapus Lingga Tiga Rugun Sidabutar,SKM, Jabatan Fungsional Ahli Muda Nova Lindawaty, PJ.Kepala Desa Tanjung Siram Solihin Lubis dan perwakilan TP.PKK Labuhanbatu Pokja 4 Linda Mursiani melakukan audit kasus stunting terhadap anak dan balita didesa Tanjung Siram Kecamatan Bilahulu Senin 1/8/2022.

Balita dimaksud UH (15 ) dan. HAH (6) anak dari pasangan Tajuddin Hasibuan dan Masrintan Ritonga warga dusun Sirongit Desa Tanjung Siram dan RH (5) anak dari Ahmad dong Harahap dan Junaida Hasibuan.

Dari riwayat penyebab balita dan anak tersebut menderita stunting didapat bahwa ketiganya mengidap penyakit bawaan lahir yang menyebabkan asupan gizi tidak terserap dengan maksimal oleh tubuh sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan fisik.

Disebutkan Wabup, langkahnya menjenguk balita dan anak tersebut atas petunjuk Bupati sebagai dukungan terhadap atensi Presiden RI terkait penurunan angka stunting.

Usai menjenguk dan memberikan bantuan talih asih serta tambahan makanan bergizi seperti susu dan roti, Wakil Bupati Labuhanbatu mengatakan akan memantau perkembangan anak dan balita tersebut terkait kondisi kesehatannya.

"Kita akan perintahkan Kapus untuk memantau kondisi kesehatan anak dan balita tersebut," ucap Bupati.

Dan untuk kondisi rumah ibu Junaida Hasibuan kita akan usakan memasukannya dalam program bedah rumah agar beliau memiliki rumah yang layak huni, tambahnya.

Kapus Lingga Tiga Rugun Sidabutar, SKM, mengungkapkan bahwa kedua anak dan balita tersebut selama ini dalam pantauan Puskesmas Lingga Tiga, " sudah lebih kurang 1 tahun kedua anak dan balita itu kita berikan pelayanan kesehatan ke RSUD Rantauprapat dan mengikuti terapi dan Alhamdulillah satu anak sudah bisa jalan".

Sedangkan untuk balita RH karena usianya masih balita belum bisa menerima operasi atas penyakit hernia yang dideritanya. "Kita tunggu balita tersebut tumbuh besar," ujar Rugun.

Hal tersebut dibenarkan Kaban Bappeda Hobbol Z Rangkuti, menurutnya Pemkab Labuhanbatu akan serius menindaklanjuti intervensi presiden RI untuk menekan angka Stunting di setiap daerah.

"Seperti hal nya hari ini, ini kita lakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari rembuk stunting yang telah kita lakukan disetiap kecamatan" ucap Hobbol.(Rahmat Purba)

Komentar
Berita Terkini