Ratusan Anak Panti Turut Rayakan Paskah AYAKIB di Medan

Administrator Administrator
Ratusan Anak Panti Turut Rayakan Paskah AYAKIB di Medan
Ist | Pelita Batak

Medan (Pelita Batak):

Perkumpulan Anak Yatim Kristen Berdoa (AYAKIB) yang terdiri dari 26 Panti Asuhan di Kota Medan menggelar perayaan Paskah bersama, Senin (26/5/2025) di GKPI Medan Kota. Sedikitnya 650 anak yatim dan pengurus panti yang turut hadir dalam acara yang penuh kekeluargaan tersebut.

Ibadah paskah dengan pembawa firman yaitu Ps. Ida T. Juwono, Gembala Sidang Khusus Anak-anak dari Sidoarjo. Dengan mengutip ayat kitab injil, menyampaikan makna pengorbanan Yesus bagi umat manusia.


Perayaan dengan mengangkat tema "Kasih Bagi Sesama Anak Bangsa", Ketua Panitia, Yandri Laning menjelaskan bahwa AYAKIB merupakan perkumpulan yang menghimpun beberapa panti asuhan dalam fungsi koordinatif.

Sekilas Yandri mengisahkan jatuh bangun usaha panti asuhan dampak pandemi Covid-19. Sulitnya ekonomi mengakibatkan uluran tangan ke panti asuhan di Kota Medan menurun drastis. Pengurus panti asuha harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan anak-anak. "Karena itu kita membentuk AYAKIB ini. Kita saling sharing, tukar informasi, saling bantu dan mendoakan pemerintah masyarakat untuk terus berdonasi ke panti asuhan," katanya.

Lewat rangkaian perayaan paskah kali ini, AYAKIB mengajak anak-anak panti asuhan untuk merasakan bagaimana pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di kayu salib untuk menebus dosa umatnya.

"Kita mengajarkan anak-anak untuk saling berbagi terhadap teman-teman yang ada ketika mereka kumpul bersama-sama. Dan kita ajak mereka saling bercerita suka duka," ujarnya.

Ia berharap melalui perayaan Paskah ini, anak-anak panti asuhan bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Sehingga mereka bisa merasakan kesejahteraan seperti anak bangsa lainnya.

Tujuan menghadirkan pembawa firman Ps. Ida T. Juwono dalam perayaan Paskah ini, katanya, untuk menyampaikan pesan Tuhan Yesus Kristus kepada anak-anak panti asuhan. Sehingga, mereka tidak merasa minder dengan anak bangsa lainnya. Dengan begitu, kelak mereka akan menjadi anak bangsa yang berguna untuk masa depan bangsa.

"Nah beliau ini spesial mendidik anak, dia motivator untuk anak yang sangat bagus dan luar biasa, sehingga anak-anak termotivasi walaupun mereka tinggal di panti asuhan. Tapi mereka tidak merasa minder dan mereka tetap semangat dan mereka akan menjadi anak-anak yang berguna di masa depan," katanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumut diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Desni Maharani Saragih, S.STP, M.Si mengapresiasi perayaan yang diadakab AYAKIB. Berharap, lewat pembinaan Panti Asuhan yang tergabung di AYAKIB anak-anak akan menjadi generasi yang membanggakan.

Turut hadir Ketua Dewan Pembina Pdt. Dr. Elinudin Ndraha,M.A.,Ph.D, Dewan Penasehat dr. Rointan Simanungkalit,Sp. KK(K), Penasehat drg. Annita, Perwakilan Kapolda Sumut, Perwakilan Kapolrestabes Medan, Bendahara PGI Sumut, tokoh masyarakat JA. Ferdinandus, Ketua MPDI dan sejumlah tokoh dan undangan yang peduli kepada anak panti asuhan.

drg. Annita mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur dan undangan serta anak,anak panti yang menjadi aspirasi gambaran masa depan bangsa.

Usai ibadah, undangan dan anak-anak panti dihibur dengan drama paskah, tarian dan vocalgroup persembahan anak-anak panti asuhan. Kemudian, seluruh anak panti diberikan bingkisan paskah, makan malam dan sembako untuk dibawa pulang. (*)

Komentar
Berita Terkini