Mubes XVI PPTSB Sedunia Digelar di Aryaduta Medan, Perkuat Persatuan dan Lestarikan Warisan Leluhur Toga Sinaga

Administrator Administrator
Mubes XVI PPTSB Sedunia Digelar di Aryaduta Medan, Perkuat Persatuan dan Lestarikan Warisan Leluhur Toga Sinaga
Ist | Pelita Batak
Mubes XVI PPTSB Sedunia Digelar di Aryaduta Medan, Perkuat Persatuan dan Lestarikan Warisan Leluhur Toga Sinaga

Medan (Pelita Batak):

Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dan Boru (PPTSB) Sedunia menggelar Musyawarah Besar (Mubes) XVI Tahun 2026 di Hotel Aryaduta Medan, Sumatera Utara, dengan rangkaian kegiatan mulai 29 Oktober hingga 1 November 2026.

Mubes XVI ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar pomparan Toga Sinaga dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri untuk memperkuat persatuan, mengevaluasi perjalanan organisasi, serta merumuskan program kerja dan kepemimpinan PPTSB periode 2026-2030.

Berdasarkan sejumlah pemberitaan media, pelaksanaan Mubes XVI telah dipersiapkan sejak beberapa bulan sebelumnya. Pengurus Pusat PPTSB menetapkan pelaksanaan kegiatan tersebut melalui keputusan organisasi setelah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 1 Februari 2026.

Informasi mengenai agenda Mubes juga diberitakan sejumlah media, di antaranya Indomedia.co, TIMES Indonesia, MedanBisnisDaily.com, dan JawaPos.com.

Momentum Evaluasi dan Regenerasi Organisasi

Ketua Cabang Parsidomu PPTSB Wilayah Sumatera Utara I, Dr. Drs. HM Ismael P. Sinaga, M.Si., sebagaimana diberitakan Indomedia.co, berharap Mubes XVI menjadi momentum evaluasi dan penguatan organisasi.

Menurut Ismael, Mubes bukan sekadar forum pemilihan ketua umum dan penyusunan program kerja, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat potensi besar pomparan Toga Sinaga yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara.

Potensi tersebut, katanya, perlu dikelola melalui program organisasi yang terarah, terukur, dan berkelanjutan sehingga PPTSB semakin memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat luas.

Ia juga berharap organisasi Parsidomu dapat memperluas kiprahnya dari tingkat wilayah menuju tingkat nasional.

Pelestarian Mual Toga Sinaga Menjadi Agenda Penting

Selain konsolidasi organisasi, salah satu isu yang mendapat perhatian menjelang Mubes XVI adalah pelestarian situs sejarah dan warisan leluhur Mual Toga Sinaga di Desa Urat II, Kabupaten Samosir.

TIMES Indonesia dan JawaPos.com memberitakan bahwa PPTSB Sedunia melakukan gerakan pelestarian Mual Toga Sinaga melalui dokumentasi digital menggunakan akun TikTok resmi @pptsbpusatofficial.

Gerakan tersebut bertujuan memperkenalkan kembali sejarah dan identitas budaya Toga Sinaga kepada generasi muda, termasuk keturunan yang berada di perantauan.

Wakil Ketua Umum PPTSB Sedunia, Sairon Sinaga, turut menyampaikan pentingnya menjaga warisan leluhur agar tidak terputus dari generasi penerus.

Gerakan pelestarian ini direncanakan menjadi salah satu agenda deklarasi dalam Mubes XVI, sekaligus mendorong pengakuan Mual Toga Sinaga sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Dihadiri Keluarga Besar Toga Sinaga

Sebelumnya, MedanBisnisDaily.com memberitakan bahwa pelantikan pengurus PPTSB Cabang Samosir 1, 2, dan 3 periode 2026-2030 dihadiri sekitar 4.000 warga dan perantau Toga Sinaga di kawasan Tugu Tiga Sinaga, Desa Urat II, Kabupaten Samosir.

Ketua Umum PPTSB Sedunia, Edison Sinaga, dalam pemberitaan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap upaya pelestarian budaya dan penguatan persaudaraan pomparan Toga Sinaga.

Keberadaan Tugu Toga Sinaga juga disebut sebagai simbol pemersatu keturunan Toga Sinaga di mana pun berada.

Menentukan Arah PPTSB 2026-2030

Mubes XVI diharapkan menghasilkan keputusan strategis, tidak hanya menyangkut regenerasi kepemimpinan, tetapi juga penguatan kelembagaan, pelestarian adat dan budaya, pemberdayaan generasi muda, serta peningkatan kontribusi sosial organisasi.

Dengan tersebarnya pomparan Toga Sinaga di berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara, PPTSB memiliki potensi besar untuk membangun jaringan persaudaraan yang lebih kuat.

Mubes XVI di Aryaduta Medan diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan berbagai potensi tersebut dalam semangat persaudaraan, kebersamaan, dan tanggung jawab terhadap warisan leluhur.(*)

Komentar
Berita Terkini