Port Dickson, Malaysia (Pelita Batak):
Kontingen tinju Sumatera Utara menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Malaysian Golden Glove Championship 2026. Dua petinju andalan Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Sumatera Utara berhasil meraih medali di kelas masing-masing.
Prada Duta Fadillah Simatupang sukses meraih medali emas sekaligus dianugerahi penghargaan The Best Boxer, sementara Wahyudi Sihotang membawa pulang medali perak setelah berjuang hingga partai final, Sabtu (17/10/2026).
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Sumatera Utara dan Indonesia sekaligus membuktikan bahwa petinju daerah mampu bersaing dalam kejuaraan tinju internasional.
Keberhasilan Duta meraih dua penghargaan sekaligus menjadi pencapaian istimewa bagi kontingen Sumut. Selain menjuarai kelas yang diikutinya, ia juga memperoleh pengakuan sebagai petinju terbaik dalam kejuaraan tersebut.

Sementara itu, Wahyudi Sihotang menunjukkan perjuangan yang tidak kalah membanggakan dengan memastikan medali perak setelah melewati rangkaian pertandingan hingga babak final.
Sabam Manalu Apresiasi Perjuangan Atlet
Ketua Pengprov Pertina Sumatera Utara, Sabam Parulian Manalu, SE., MAP, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian kedua petinju tersebut.
Menurut Sabam, keberhasilan Duta meraih medali emas sekaligus penghargaan The Best Boxer, serta medali perak yang diraih Wahyudi, merupakan hasil dari kerja keras atlet, kesungguhan pelatih, dan proses pembinaan yang terus dilakukan.
Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Pertina Sumut, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara dan Indonesia.
"Kami sangat mengapresiasi perjuangan Prada Duta Fadillah Simatupang yang berhasil meraih medali emas sekaligus penghargaan The Best Boxer. Kami juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Wahyudi Sihotang yang berhasil meraih medali perak di kelasnya," ujar Sabam.
Menurutnya, kedua atlet telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan mental bertanding yang patut menjadi contoh bagi petinju-petinju muda di Sumatera Utara.
Sabam berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan lebih banyak petinju Sumut yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Terima Kasih atas Doa dan Dukungan Warga Sumatera Utara
Sabam juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara yang telah memberikan doa, dukungan, dan semangat kepada tim tinju Sumut selama mengikuti kejuaraan di Malaysia.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi salah satu penyemangat bagi para atlet untuk berjuang maksimal menghadapi lawan-lawan mereka.
"Atas nama Pengprov Pertina Sumatera Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Sumatera Utara yang telah mendoakan dan mendukung perjuangan tim kita di Malaysian Golden Glove Championship 2026," ungkapnya.
"Medali emas, penghargaan The Best Boxer, dan medali perak ini kami persembahkan sebagai kebanggaan bersama. Semoga prestasi ini semakin membangkitkan semangat masyarakat untuk mendukung pembinaan olahraga tinju di Sumatera Utara," tambah Sabam.
Apresiasi untuk Pelatih dan Tim Pendamping
Keberhasilan kedua petinju tersebut juga tidak terlepas dari peran tim pendamping yang selama kejuaraan memberikan arahan, dukungan teknis, dan motivasi kepada para atlet.
Tim tinju Sumatera Utara didampingi pelatih Anhar Syahtua Harahap dan Togap Marbun, serta Sekretaris Umum Pertina Sumut, Sahat Nasution.
Pertina Sumut berharap hasil yang diraih di Malaysia menjadi modal penting bagi peningkatan prestasi atlet pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
Bagi Duta Fadillah Simatupang, medali emas dan penghargaan The Best Boxer menjadi pencapaian istimewa yang patut dipertahankan. Sementara bagi Wahyudi Sihotang, medali perak menjadi bukti bahwa kerja keras dan keberanian bersaing di tingkat internasional dapat menghasilkan prestasi membanggakan.
Dua petinju, dua medali, dan satu kebanggaan untuk Sumatera Utara. Hasil ini diharapkan menjadi penyemangat bagi Pertina Sumut untuk terus memperkuat pembinaan, meningkatkan jam terbang atlet, dan melahirkan petinju-petinju berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah serta bangsa.(*)