Dihadiri Menteri Hukum dan HAM RI Prof. Yasonna H Laoly

Forum Diakonia Dokter Sumut dan YSKI Rayakan Paskah Bersama Ratusan Peyandang Disabilitas

Bagikan 500 Paket Sembako 200 Tongkat untuk Tuna Netra
Administrator Administrator
Forum Diakonia Dokter Sumut dan YSKI Rayakan Paskah Bersama Ratusan Peyandang Disabilitas
ist | pelita batak
Menteri Hukum dan HAM RI, Prof. Yasonna H. Laoly diabadikan bersama Gembala GBI Rumah Persembahan Pdt Dr. Bambang Djonan, Dr. RE Nainggolan, John Eron Lumban Gaol, drg Annita, Dr. Horas Rajagukguk, Dr. Mangatas Silaen dan yang lainnya usai perayaan Paskah

Medan (Pelita Batak):

Forum Diakonia Dokter Sumatera Utara dan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) rayakan Paskah bersama ratusan penyandang disabilitas, Persatuan Tuna Netra Kristen Sumatera Utara (PTKSU), Sabtu (30/4/2022). Acara dengan tema “Tak Terpisahkan dari Kasih Allah (Roma 8 : 38-39)” yang digelar di Ruang Ziatun 1 GBI Rumah Persembahan Jl. Letjen Jamin Ginting Km. 11,5 Simpang Selayang Medan itu dihadiri Menteri Hukum dan HAM RI, Prof Yasonna H Laoly.


Koordinator Kemanusiaan YSKI drg. Annita bersama tim membantu warga penyangdang tuna netra saat menerima paket sembako


Penyandang disabilitas menjadi prioritas dalam pelayanan paskah kali ini, yang juga mendapat apresiasi dari Menteri Hukum dan HAM RI Prof. Yasonna H Laoly. “Harapan kami, melalui paskah bersama ini kepedulian saling memperhatikan saling mendukung diantara kita tidak terbatas hanya orang-orang yang seiman, karena Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk mengasihi orang lain,” ujar Porf. Yasonna yang saat itu juga hadir Gembala GBI Rumah Persembahan Pdt. Dr. Bambang Djonan, Pembina YSKI Dr. RE Nainggolan,MM, Koordinator Kemanusiaan YSKI drg. Annita, Ketua Panitia Dr. dr. Mangatas Silaen,MARS.,Sp.OG, Sekretaris panitia dr. Agustina Siburian,Sp.M, Ketua Forum Diakonia Dokter Sumatera Utara, Dr. dr. Horas Rajagukguk,Sp.B.FINACS, Dr. dr. Sahna Ginting,Sp.PK, para tokoh John Eron Lumban Gaol, Jadi Pane, SPd,MM dan yang lainnya.


Penerima bantuan berupa kursi roda pada acara Paskah Bersama FDDSU, YSKI dan PTKSU


Pada kesempatan itu, Prof. Yasonna juga menyampaikan pihaknya di Kementerian bersama instansi terkait senantiasa berjuang untuk merumuskan perlindungan hak-hak para penyandang disabilitas. “Kita tetap berupaya untuk memperjuangkan hak-hak saudara-saudara kita, dari sisi hak asasi manusia khususnya penyandang disabilitas,” ujarnya sembari mengungkapkan kekagumannya dengan kehadiran para penyandang disabilitas yang memenuhi ruangan pertemuan tersebut.

Prof. Yasonna juga memberikan motivasi bagi para penyandang disabilitas, agar mereka tidak menyerah dengan keterbatasan yang ada. Banyak orang hebat yang berasal dari orang-orang yang berkebutuhan khusus. “Kehebatan kalian adalah dapat melalui masa-masa sulit dengan tetap berjuang dan Tuhan pastinya akan menolong,” ujarnya.


Pemasangan alat bantu dengar kepada penyandang disabilitas oleh tim relawan YSKI


Ketua FDDSU Dr. Horas Ragukguk mengatakan sejak dibentuknya pada 13 januari 2017, adalah bentuk kebersamaan dokter Kristen yang ingin memberikan pelayanan di tengah masyarakat. Forum ini dibangun untuk menjalin kebersamaan dan saling menopang sesama dokter dan untuk masyarakat. Dalam penanganan Covid-19, FDDSU juga telah membentuk Satgas Marturia Covid-19, dimana pelaksanaan pengadaan APD, prokes dan vaksinasi hingga ke kepulauan Nias.

Kemudian dikatakan Pembina YSKI, Dr. RE Nainggolan,MM bahwa sesuai dengan arahan dan dukungan dari Pembina utama YSKI Pdt. Dr. Bambang Djonan pihaknya terus berupaya memberikan perhatian kepada seluruh penyandang disabilitas dan juga masyarakat marjinal. “Semua berkat dari Tuhan dan dukungan dan arahan dari Pembina utama kita, bapak Dr. Bambang Djonan. Termasuk para donator yang terus mendukung kegiatan YSKI. Kami berharap saudara kami sekalian penerima manfaat hari ini, akan tetap bersyukur kepada Tuhan yang telah menjadikan orang-orang yang peduli kepada sesamanya,” ujar mantan Sekdaprov Sumut itu. Perayaan paskah kali ini sangat menarik dari tiga elemen yang mengambil bagian, yaitu dokter, YSKI dan masyarakat disabilitas.


500 paket sembako untuk warga disabilitas


Dikatakan RE Nainggolan, sebagaimana dikemukakan teoloh asal Jepang Kosuke Koyama, dalam bukunya No Handle on The Cross, teologi itu adalah teori kontekstual. “Bagaimana tologi itu mendarat di bumi, memberi hatinya bagi manusia yang menderita dan membutuhkan pertolongan. Tuhan memberikan dirinya untuk menolong manusia, dan sejatinya agar manusia dapat memberikan pertolongan bagi sesamanya,” ujarnya. Harapannya, dimasa mendapat upaya memberikan pertolongan bagi para masyarakat difabel, marjinal dan terpinggirkan akan menjadi bagian dari upaya FDDSU.

Sementara itu, Ketua Panitia Dr. dr. Mangatas Silaen,MARS.,Sp.OG, menyebutkan pihaknya sangat bersukacita karena bisa bersama para penyandang disabilitas merayakan paskaah dengan bersama memahami makna kebangkitan. “Kami sangat bersyukur, kami bisa merayakan paskah bersama saudara kita penyandang disabilitas dan memaknai makna dair kebangkitan Kristus,” ujarnya.

Juga dikatakannya, lewat kegiatan ini terbuka peluang besar untuk lebih giat lagi berbagi untuk warga peyandang disabilitas. “Terima kasih kepada teman-teman, pengusaha dan lainnya yang mempercayakan kami melakukan kegiatan hari ini,” ujarnya sembari menyebutkan ada 500 paket paskah berupa beras, minyak goreng, tepung, gula, susu, masker, sendal dan uang transport. Selanjutnya 200 buah tongkat bagi warga tuna Netra, 23 alat bantu dengar dan yang lainnya.

Dr. Mangatas berharap, dengan kepedulian berdasarkan kasih kebangkitan Kristus akan semakin memberikan kerinduan bagi seluruh keluarga besar Forum Dokter Sumatera Utara untuk berbagi di hari-hari berikutnya.

Pada kesempatan itu, setelah mendapatkan paket paskah dan bantuan lainnya, para penyandang disabilitas mengucapkan terima kasih kepada panitia dan donator. “Terima kasih YSKI dan Forum Dokter Sumatera Utara,” teriak mereka dengan tulus.

Serangkaian dengan kegiatan ini, sebelumnya juga dibagikan paket vitamin bagi anak dan ibu hamil di pinggir rel Kereta Api Mandala. Acara ibadah paskah dengan pengkhotbah Pdt. Dr. Bambang Djonan. Mengisahkan tokoh kemanusiaan dari India, Mahatma Gandhi yang mengatakan ‘If all Christians acted like Christ, the whole world would be Christians/Jika semya orang Kristen bertindak seperti Kristus, seluruh dunia akan menjadi orang Kristen’. Maka gereja tidak hanya berbicara tentang keselamatan, namun buah dari keselamatan itu harus memberi dampak bagi orang lain bahkan seluruh suku bangsa.(TAp)

Komentar
Berita Terkini