Hadir dalam acara tersebut, tokoh masyarakat Syamsul Arifin, Asisten I Langkat Drs. Abdul Karim, M.AP, Sekda Langkat Dr. H. Indra Salahuddin, M.Kes.MM dan Drs. Hermansyah, Danyonif-8 Mar Mayor Marinir Sudrajat Suhana Putra, S.E, M.Tr.Hanla, Danyon Raider 100 Binjai Letkol Inf Didik Effendi, Dandim Langkat, Pimpinan Pertamina R.U Pangkalan Berandan Joni Sirait, perwakilan LVRI, serta
para pelajar se Kabupaten Langkat.
Dalam acara itu, prajurit Batalyon Infanteri-8 Marinir ikut serta dalam pameran kesenjataan Yonif- 8 Mar dan drama kolosal Berandan Bumi Hangus.
Peringatan Brandan Bumi Hangus yang setiap tahun diselenggarakan pemerintah Kabupaten Langkat, guna mengingat kembali perjuangan Rakyat Berandan melawan penjajah Belanda yang ingin menguasai kilang Minyak terbesar di Indonesia saat itu.
Sehingga pada tanggal 13 Agustus 1947 para pejuang berusaha melawan dengan cara membakar seluruh kilang dan tambang minyak agar tidak dikuasai oleh penjajah Belanda.
Komandan Batalyon Infanteri-8 Marinir Mayor Marinir Sudrajat Suhana Putra, S.E, M.Tr.Hanla mengungkapkan, pemeran persenjataan Korps Marinir yang diwakili Yonif-8 Mar bertujuan untuk memperkenalkan alutsista kesenjataan TNI khususnya Korps Marinir di masyarakat.
"Ini kita lakukan agar masyarakat Kabupaten Langkat mengetahui tugas Korps Marinir sebagai Garda terdepan dalam menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
(TAp)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified